Mazda Masih Tunggu Arahan Prinsipal untuk Jual Mobil Listrik di Indonesia

Kompas.com - 14/05/2022, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki era kendaraan listrik, sejumlah produsen otomotif terus berinovasi mengembangkan produk-produk terkini, mulai mobil-mobil hybrid hingga battery electric vehicle (BEV).

Sebagai produsen ternama, Mazda sudah memiliki produk unggulan sebuah SUV listrik MX-30 yang meluncur di ajang Tokyo Motor Show 2019. Dalam satu kali pengisian baterai, mobil ini diklaim dapat menjelajah sejauh 199,5 km.

Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Ricky Thio mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam soal pengembangan listrik untuk pasar Indonesia.

Baca juga: Jadwal Peluncuran Mazda CX-60 di Indonesia

“Arahan dari Mazda Global, tapi sampai tahun 2025 akan ada 12 produk elektrifikasi. Dalam 12 produk itu, ada yang Hybrid, PHEV dan BEV,” ucap Ricky saat ditemui Kompas.com, Jumat (14/5/2022).

Namun, ketika ditanya lebih lanjut model mana yang kira-kira akan hadir di Indonesia, Ricky mengatakan masih menunggu arahan prinsipal. Sebab, untuk menghadirkan kendaraan elektrifikasi, menurutnya ada banyak hal yang harus disiapkan.

Ilustrasi pengecasan baterai mobil listrik Mazda MX-30Dieter Daniels/newmobility.news Ilustrasi pengecasan baterai mobil listrik Mazda MX-30

“Mazda tidak tinggal diam, tapi kita mempelajari dengan sangat hati-hati apakah dampak yang lainnya sudah dipenuhi atau belum,” kata dia.

Baca juga: Viral Pria Mengaku Anggota Polresta Bogor, Begini Cara Membedakan Polisi Asli dan Gadungan

Dampak yang dimaksud, seperti infrastruktur yang meliputi lokasi charging station, penanganan limbah baterai, hingga persiapan dari sisi pembangkit tenaga listrik sendiri.

“Jadi kita senantiasa terus mempelajari dan support keputusan pemerintah dengan cara kami (Mazda),” ucap Ricky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.