Kota Solo Banjir, Pengendara Motor Jangan Sembarang Terobos Genangan

Kompas.com - 09/05/2022, 12:31 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Musim hujan belum usai, genangan air dan banjir masih terjadi dibeberapa wilayah, salah satunya seperti di Kota Solo pada Minggu (8/5/2022).

Imbas derasnya hujan pada siang hari, memicu terjadinya genangan air pada sejumlah ruas jalan protokol seperti Pasar Kliwon, Purwosari, hingga Stadion Manahan.

Bagi pengguna sepeda motor, diharap tetap waspada dan jangan asal menerjang banjir dalam perjalanan.

Baca juga: Orang yang Tidurnya Ngorok Tidak Disarankan Nyetir Mobil

Asep Suherman, Kepala Bengkel Honda AHASS Daya Motor Cibinong, Sawangan, dan Megamendung mengatakan, ada beberapa cara yang bisa diterapkan pengendara saat menerobos banjir.

Banjir dengan tinggi sekitar seperempat roda masih aman dilewati, kuncinya sebisa mungkin gas jangan sampai tertutup,” ucap Asep, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menurut Agus, gas yang tertutup saat melewati banjir dikhawatirkan membuat air masuk ke ruang bakar lewat lubang knalpot.

Sejumlah sepeda motor mogok saat melewati banjir di Jalan Budi Jaya, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (9/2/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.KOMPAS / LASTI KURNIA Sejumlah sepeda motor mogok saat melewati banjir di Jalan Budi Jaya, Kebun Jeruk, Jakarta, Senin (9/2/2015). Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah tempat di ibu kota terendam banjir.

Bila sampai kejadian air sampai masuk ke ruang bakar, efeknya bisa fatal. Bukan cuma mati, tapi motor bisa mengalami water hammer.

“Efek dari water hammer itu menyebabkan stang piston bengkok, jadi harus dihindari,” ujar Asep.

Baca juga: Masa Berlaku SIM Habis Saat Libur Lebaran, Dispensasi Perpanjangan Dimulai Hari Ini

Sama halnya dengan motor bebek, motor matik juga bisa menerobos banjir dengan cara menggantung gas.

Cara ini dilakukan agar motor selalu dapat momentum untuk melaju dan mencegah air tidak masuk lewat knalpot.

“Untuk motor matik, sebisa mungkin air tidak mencapai boks filter udara yang terletak di sektiar cover CVT,” kata Asep.

Ruas Jalan di Kota Solo, Jawa Tengah yang tergenang air hujan yang mengguyur sekitar dua jam, Minggu (8/5/2022)KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Ruas Jalan di Kota Solo, Jawa Tengah yang tergenang air hujan yang mengguyur sekitar dua jam, Minggu (8/5/2022)

Sekalipun bisa, Asep tetap menyarankan bagi pengendara untuk jangan menerobos banjir, namun mencari alternatif jalan lain, agar lebih aman.

“Tapi sebisa mungkin jangan menerobos banjir. Kalau tidak yakin atau ada jalan lain, lebih baik putar balik pilih yang bebas banjir,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.