Kompas.com - 11/04/2022, 14:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih banyak pengendara motor yang tidak memperlambat laju motor saat berkendara di area tikungan. Padahal, kebiasaan ini bisa menyebabkan celaka baik bagi pengendara maupun pengguna jalan yang lain.

Khususnya jika melaju dalam kecepatan tinggi di jalan yang memiliki dua lajur, sehingga ada potensi tabrakan atau adu banteng dengan kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

Selain kemungkinan tabrakan, pengendara motor juga bisa keluar dari jalur yang seharusnya akibat tidak sempat mengerem. Seperti yang terekam pada unggahan Instagram @dashcam_owners_indonesia.

Baca juga: Saat Naik Motor Jangan Tempelkan Jari di Tuas Rem, Ini Alasannya

Terlihat tiga orang pengendara motor yang melaju dengan kecepatan tinggi di area tikungan jalan raya. Setelah melewati tikungan, salah satu pengendara motor tersebut malah melenceng keluar dari jalurnya.

Akibatnya, motor kehilangan keseimbangan dan pengendara motor tersebut jatuh di pinggir kiri jalan. Beruntung, tidak terjadi tabrakan dengan pengguna jalan yang lain.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani menjelaskan, saat masuk tikungan baiknya pengendara motor mengurangi kecepatan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

"Pada saat memasuki tikungan, usahakan ambil jalur menikung di bagian dalam jangan yang luar. Karena kalau misal kendaraan terlalu tegak dan posisinya di bagian luar jalan, maka yang terjadi pengendara akan keluar jalur," ucap Agus.

Posisi motor yang terlalu tegak saat berkendara dalam kecepatan tinggi membuat lingkar belok motor semakin besar.

"Itu biasanya dari trek lurus kemudian ada tikungan yang menurut perkiraan si pengendara tikungan tersebut tidak akan tajam, sehingga kecepatan dia tetap tinggi. Padahal ketika kita berkendara kita harus bisa prediksi mengenai bahaya yang akan terjadi," ucap Agus.

Baca juga: Hasil MotoGP Amerika 2022: Bastianini Juara, Marquez Luar Biasa

Kemudian, saat akan memperlambat laju motor di area tikungan, jangan lakukan secara mendadak.

"Fungsi rem hanya digunakan menjelang tikungan untuk memperlambat laju. Memasuki tikungan lakukan akselerasi untuk membuat cengkeraman roda semakin baik. Jangan lakukan pengereman saat berbelok," ucap Aldrea Henry, Safety Riding Instructor DAM.

Salah mengerem atau melakukan pengereman mendadak bisa membuat motor terpeleset, dan membahayakn pengemudi serta pengguna jalan lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.