Kecelakaan Truk dan Bus 60 Persen karena Pengemudi Kelelahan

Kompas.com - 26/03/2022, 07:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan yang melibatkan truk dan bus masih saja terjadi di Indonesia. Penyebabnya pun beragam, tetapi yang paling dominan adalah karena pengemudi atau sopir pengendali kendaraan yang kelelahan.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan dalam acara FGD Sidang Para Pakar Keselamatan Transportasi Jalan tentang berbagai faktor manusia yang menyebabkan kecelakaan.

"Fatigue atau kelelahan adalah penyebab utama kecelakaan. Hal ini berkontribusi kurang lebih 60 persen dari penyebab kecelakaan," ucapnya, dikutip dari YouTube Kementerian Perhubungan, Jumat (25/3/2022).

Baca juga: Bukan Hanya Korsleting, Kecelakaan Bisa Jadi Penyebab Mobil Terbakar

Kandang macan bus AKAPKaroseri Laksana Kandang macan bus AKAP

Sering ditemui pengemudi yang tidak punya hari libur dan jam kerja yang jelas. Hal ini bisa menyebabkan kelelahan yang akut, sehingga faktor kecelakaan jadi meningkat.

"Pengemudi ada yang tiga tahun enggak pernah libur. Liburnya kalau sakit atau bapak ibunya meninggal," kata dia.

Baca juga: Skutik Listrik Yamaha E01 Resmi Meluncur di Thailand, Berapa Harganya?

Selain itu, pengemudi yang sedang bekerja kadang tidak memiliki kualitas istirahat yang baik. Sering ditemui pengemudi bus yang tidur di bagasi saat sedang istirahat, begitu juga dengan sopir truk yang kualitas istirahatnya kurang baik.

"Sehingga, kondisi ini memicu pengemudi mengalami acute fatigue atau mengakibatkan meningkatnya emosional pengemudi yang akhirnya menyebabkan kecerobohan dan kecelakaan," kata Soerjanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.