Bukan Hanya Korsleting, Kecelakaan Bisa Jadi Penyebab Mobil Terbakar

Kompas.com - 25/03/2022, 19:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com— Mobil yang terbakar kerap kali dipicu oleh kebocoran bahan bakar dan juga korsleting . Akan tetapi, mobil yang alami kecelakaan juga bisa menjadi penyebab mobil terbakar.

Kasektor Pemadam Kebakaran (Damkar) Sudin Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Unggul Wibowo mengatakan jika kasus tabrakan yang rentan dialami oleh setiap mobil, dapat menimbulkan percikan api.

Baca juga: Impresi Eksterior dan Interior Honda City Sedan, Lapang Serta Elegan

“Penyebab kebakaran bisa dari kelistrikan, kebocoran bensin dan kecelakaan tabrakan mobil. Saat terjadi tabrakan timbul percikan dari besi yang beradu dengan aspal,” katanya baru-baru ini pada Kompas.com.

Unggul menjelaskan jika dari gesekan dua objek ketika mobil kecelakaan, maka membuat percikan api muncul. Ditambah lagi, posisi mesin mobil juga panas.

Alhasil, jika terjadi tumpahan bensin dari mobil yang kecelakaan akan memperkuat kejadian kebakaran. Jika sudah seperti ini, harus segera mencari bantuan untuk memadamkan api segera.

Mobil terbakar di Jalan Curug, Tanah Baru, Beji, Kota Depok, pada Kamis (17/2/2022). 

Istimewa Mobil terbakar di Jalan Curug, Tanah Baru, Beji, Kota Depok, pada Kamis (17/2/2022).

Namun, sebagai bantuan pertama, sambil menunggu datangnya pertolongan dapat menggunakan alat pemadam api (APAR).

Oleh karena itu, Unggul menghimbau jika baiknya setiap mobil harus dilengkapi APAR. Tidak hanya sekadar melengkapi dengan APAR, namun juga pemilik mobil harus bisa menggunakannya.

Baca juga: Yamaha Perkenalkan Motor Listrik Trial Baru TY-E 2.0

Rata-rata, pada kasus kebakaran mobil yang fatal disebabkan oleh pemilik mobil yang tidak melengkapi kendaraanya dengan APAR. Oleh karena itu, kobaran api semakin membesar sebelum pertolongan datang.

Fungsi membawa APAR di mobil sendiri sangat penting bila terjadi kebakaran. APAR dapat dipergunakan untuk memadamkan api sendiri. Dengan begitu, sebelum bantuan datang, percikan api bisa dipadamkan secara mandiri.

“APAR yang ideal di mobil itu yang ukuran 3 kilo. Baiknya taruh APAR di samping pengemudi atau supir,” tutup Unggul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.