Mayoritas Industri Komponen Optimistis dengan Otomotif Indonesia

Kompas.com - 24/03/2022, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayoritas industri pemasok komponen otomotif nasional mengaku optimistis terhadap masa depan industri kendaraan bermotor di Indonesia meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Ketua Umum Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) Hamdani Dzulkarnaen Salim menyatakan, simpulan tersebut diperoleh dari hasil kajian bertajuk 'PwC Indonesia Automotive Supplier Survey'.

"Temuan laporan ini menunjukkan bahwa pemasok memiliki keyakinan yang sama dengan produsen mobil bila Indonesia adalah pasar yang memiliki prospek pertumbuhan kuat," katanya dalam keterangan tertulis seperti disitat Antara, Rabu (23/3/2022).

Baca juga: Ini Ragam Kerugian Akibat Kendaraan ODOL

Karyawan yang sedang bekerja di pabrik mobil Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China.Reuters Karyawan yang sedang bekerja di pabrik mobil Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China.

"Sektor ini juga layak untuk berinvestasi," lanjut Hamdani.

Hal tersebut nyata terlihat pada data penjualan kendaraan bermotor di tahun lalu apabila dibandingkan saat terjadinya pandemi Covid-19 untuk pertama kali pada 2019.

Kala itu, pasar otomotif menurun sampai ke level 80 persen. Kemudian di 2020, pergerakannya mulai positif hingga total volume industri hanya turun sebesar 48,4 persen saja.

Sementara tahun lalu, industri otomotif Indonesia mengalami rebound yang kuat sebesar 36,3 persen.

Menurut survei, sebanyak 58 persen responden (pemasok utama sektor otomotif di dalam negeri) menyatakan, pendapatan tahun 2021 meningkat lebih dari 30 persen, jika dibandingkan dengan pendapatan tahun 2020.

Secara keseluruhan, hanya 10 persen responden yang menunjukkan bila pendapatan mereka menurun dari tahun 2020.

Baca juga: Kemenhub Sebut Laka Lantas Rugikan Negara hingga Rp 246 Miliar

Ilustrasi pabrik mobilwww.caradvice.com.au Ilustrasi pabrik mobil

Survei juga menunjukkan, responden sangat mengharapkan pendapatan tumbuh di tahun berikutnya yang seiring tingkat belanja masyarakat. Jadi bisa berdampak berdampak positif pada komponen original equipment manufacturers (OEM) dan pemasok.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.