Kompas.com - 13/03/2022, 10:21 WIB
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Seri perdana MotoGP Qatar 2022 jadi pukulan telak buat Andrea Dovizioso. Mantan pebalap Ducati itu finis diposisi ke-14 dan tertinggal 27 detik dari Enea Bastianini.

Adaptasi motor dari Ducati ke Yamaha ternyata jauh lebih berat. Selain soal gaya balap, ada beberapa hal teknis yang jadi catatan seperti tekanan ban depan serta tenaga motor yang dinilai pas-pasan.

Menyambut seri kedua MotoGP Mandalika, Dovi yang kini tak lagi pakai julukan Desmodovi mengatakan, sudah bukan waktunya membahas detail yang terjadi di Qatar.

Baca juga: Honda Goda Pengunjung JAW dengan Promo Khusus

Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team Andrea Dovizioso berjalan saat sesi tes pramusim MotoGP 2022  di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Kamis (10/2/2022). Sesi tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut akan berlangsung hingga Minggu (13/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc.ANDIKA WAHYU Pembalap WithU Yamaha RNF MotoGP Team Andrea Dovizioso berjalan saat sesi tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Kamis (10/2/2022). Sesi tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut akan berlangsung hingga Minggu (13/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc.

"Kami harus melakukannya, peningkatan adalah kewajiban, 27 detik benar-benar waktu yang lama. Tidak baik, kita jauh," katanya mengutip Tuttomotoriweb.it, Minggu (13/3/2022).

"Saya tidak ingin mengatakan terlalu banyak hal, karena Anda harus menjelaskan mengapa situasi tertentu terjadi, selalu ada alasan mengapa segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik," katanya.

"Tetapi sekarang bukan waktunya untuk membahas terlalu banyak detail,” ungkap Dovi.

Dovi tidak mau banyak bicara agar tidak menimbulkan keributan dan menghindari tekanan di paddock.

Satu yang bisa dilakukannya ialah memusatkan perhatian pada bidang teknis yang di mana dia dibolehkan ikut campur, dan terpenting yaitu mengoptimalkan gaya balapnya.

Baca juga: Toyota Pamer Jajaran Mobil Andalan di JAW 2022

PT PLN (Persero) tengah mempersiapkan strategi pengamanan pasokan kelistrikan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat  untuk memastikan kelancaran acara MotoGP yang akan digelar pada 18-20 Maret mendatang.PLN. PT PLN (Persero) tengah mempersiapkan strategi pengamanan pasokan kelistrikan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat untuk memastikan kelancaran acara MotoGP yang akan digelar pada 18-20 Maret mendatang.

“Kami benar-benar harus membuat kemajuan karena kami sangat jauh, kami juga perlu meningkatkan dalam hal keausan ban," ungkap pebalap Yamaha RNF tersebut.

"Di Indonesia kita akan memiliki kompon yang berbeda, di mana setiap orang akan memulai hampir dari awal,” katanya.

Di sisi lain, hal positifnya ialah semua pebalap masih meraba-raba di Mandalika. Tapi menurut Dovi hal itu bukan alasan.

"Saya tidak suka fakta bahwa saya tidak kompetitif seperti yang saya inginkan dan bahwa saya tidak tidak punya kendali terhadap situasi," kata Dovi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.