Posisi Ideal APAR di Dalam Mobil buat Atasi Kebakaran

Kompas.com - 01/03/2022, 17:01 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Insiden mobil terbakar menjadi hal yang sering terjadi. Maka dari itu, alat pemadam kebakaran ringan (APAR) menjadi elemen yang wajib berada di dalam mobil.

Namun masih banyak pemilik mobil yang abai untuk melengkapi kendaraanya dengan APAR. Hanya beberapa pemilik mobil saja yang memiliki APAR di mobilnya.

Bahkan, terkadang posisi penempatan APAR di mobil tidak tepat. Alhasil, saat APAR dibutuhkan menjadi sulit di jangkau oleh pengemudi. Itu karena letak APAR di mobil yang salah dan tidak strategis.

Baca juga: Tak Lagi di Indonesia, Generasi Baru Suzuki Wagon R Meluncur di India

Kasektor Pemadam Kebakaran (Damkar) Sudin Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Pusat Unggul Wibowo mengatakan jika posisi ideal APAR adalah berada di dekat dengan pengemudi.

“APAR yang ideal itu di samping pengemudi atau supir. APAR itu walaupun padat tidak akan meledak,” kata Unggul baru-baru ini pada Kompas.com.

Pada Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP 927/ AJ 502/ DRJD/ 2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor, APAR sebisa mungkin harus diletakkan di dekat pengemudi agar bisa digunakan saat keadaan darurat.

Bangkai mobil Daihatsu Zebra B2791AJ yang terbakar di Jalan Trunojoyo, samping Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (4/2/2015). Mobil itu membawa lima tangki berisi ratusan liter bahan bakar minyak.  KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Bangkai mobil Daihatsu Zebra B2791AJ yang terbakar di Jalan Trunojoyo, samping Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (4/2/2015). Mobil itu membawa lima tangki berisi ratusan liter bahan bakar minyak. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Lokasi penyimpanan yang strategis akan mempermudah pengemudi menangani kebakaran mobil. APAR di dalam mobil harus mudah terlihat, mudah dijangkau dan tidak mengganggu pengendara atau penumpang mobil.

Unggul juga mengatakan jika APAR dry chemical powder yang baik di mobil itu adalah ukuran 3 kg. Ukuran ini ideal dan kapasitasnya juga cukup untuk mematikan api di mobil sebagai pertolongan pertama.

Jika ukuran APAR terlalu kecil akan cepat habis sebelum kobaran api di mobil padam.  Sebaliknya, jika terlalu besar akan mengganggu kapasitas kabin mobil.

“Jadi saat kejadian mobil kebakaran itu untuk mengatasinya setiap mobil harus ada APAR. Jadi ketika terjadi kebakaran pemilik dapat memadamkan sendiri,” ujar Unggul.

Baca juga: Benarkah Headrest Bisa Pecahkan Kaca Mobil Dalam Keadaan Darurat?

Bila sudah menempatkan APAR di posisi yang tepat dalam mobil, pada saat kebakaran terjadi pemilik mobil jangan panik.

Tetap tenang adalah hal yang harus dilakukan apabila mobil alami kebakaran. Dengan begitu, pengemudi akan tahu apa tindakan yang harus dilakukan.

Usahakan untuk pengemudi keluar dulu dari mobil dan temukan posisi APAR berada. Lalu padamkan api di mobil menggunakan APAR.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.