Ingat Tekanan Udara Ban Standar Mobil, Lihat Stiker Keterangannya

Kompas.com - 13/02/2022, 19:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, ban punya peran penting bagi mobil, sehingga perlu dirawat agar kinerjanya optimal.

Salah satu sikap merawat ban mobil yang paling sederhana adalah menjaga tekanan udara dalam ban tetap sesuai standar rekomendasi pabrikan masing-masing mobil.

Sayangnya belum semua pemilik mobil memperhatikan hal tersebut. Masih umum ditemukan mobil dengan tekanan ban yang tidak sesuai rekomendasi, lantas menimbulkan sejumlah dampak negatif.

Baca juga: Harga BBM Pertamina Naik, Komparasi Harga dengan Shell dan BP

stiker tekanan udaraKompas.com/Fathan Radityasani stiker tekanan udara

OVT Manager PT Gajah Tunggal Tbk. Zulpata Zainal menuturkan, ban yang kekurangan tekanan udara bisa membuat ban tersebut mudah rusak.

“Kondisi kerusakan paling buruk pada ban adalah disebabkan karena kurangnya tekanan udara. Kurangnya udara pada ban sama juga dengan beban yang berlebihan,” kata Zulpata kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ban juga mudah pecah apabila tekanan udara di dalamnya kurang dari standar rekomendasi. Sebab dinding ban menerima defleksi yang berlebihan.

Sebaliknya, tekanan udara yang berlebihan turut menimbulkan dampak buruk pada kenyamanan saat mengemudi.

Bantingan mobil akan lebih keras dan getaran pada setir lebih terasa. Perlu diingat bahwa tekanan udara ban yang ideal membuat ban memiliki daya redam yang baik.

Baca juga: Quartararo Sebut Sirkuit Mandalika Seperti Lintasan Motorcross

posisi stiker tekanan udara banKompas.com/Fathan Radityasani posisi stiker tekanan udara ban

Selain itu, baik kekurangan maupun kelebihan tekanan udara berdampak pada keausan permukaan ban yang tidak rata dan lebih cepat dari usia normal ban.

Lantas bagaimana cara mengetahui rekomendasi tekanan udara yang tepat untuk ban mobil? Pemilik mobil bisa mengecek stiker keterangan tekanan udara untuk ban yang disarankan oleh pabrikan.

Umumnya stiker tersebut ditempel pada pintu pengemudi atau penumpang depan, atau di pilar mobil bagian dalam. Stiker tersebut memuat informasi mulai dari tekanan udara yang cocok saat mobil membawa penumpang dan/atau barang bawaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.