Kompas.com - 11/02/2022, 15:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) semakin serius mengatasi kendaraan yang kelebihan dimensi dan muatan (ODOL). Rencananya, alat timbang kendaraan bakal dipasang di jalan tol dalam waktu dekat.

Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, mengatakan, saat ini sudah ada beberapa ruas jalan tol yang dipasang alat timbang, berupa weigh in motion (WIM) bagi kendaraan berat tanpa harus berhenti.

“Kami butuh satu-dua minggu untuk melakukan evaluasi dan kalau sudah prinsipnya sama, output-nya pun sama, jadi kita tinggal menyusun hierarki penegakan hukum,” ujar Budi, dilansir dari Antara (11/2/2022).

Baca juga: Belum Banyak yang Tahu, Dampak Buruk Pakai Ban Motor Bentuk Donat

Uji coba penimbangan truk dengan perangkat Weigh In Motion di Jembatan Timbang Kulwaru, Kulon Progo, Rabu (26/1/2022)KOMPAS.com/ADIKA FARIS Uji coba penimbangan truk dengan perangkat Weigh In Motion di Jembatan Timbang Kulwaru, Kulon Progo, Rabu (26/1/2022)

Menurutnya, alat tersebut bisa mendeteksi secara pasti, apakah sebuah kendaraan kelebihan muatan atau tidak, dibuktikan dengan struk yang ada.

“Kami sudah meminta justifikasi dengan Kejagung serta MA terhadap keabsahan sebagai alat timbang ini,” ucap Budi.

Meski begitu, dengan adanya pengakuan dari Badan Meteorologi bahwa alat timbang WIM dan sejenisnya, termasuk alat timbang yang sama dengan alat portabel milik Kemenhub berada di jembatan timbang, maka ini bisa digunakan segera.

Baca juga: Marc Marquez dan Pol Espargaro Jajal Vario 160 Repsol Honda di Mandalika

Pemotongan Truk ODOL di Merak, BantenKEMENHUB/Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Pemotongan Truk ODOL di Merak, Banten

Budi menambahkan, nantinya Kemenhub bakal bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap kendaraan yang kelebihan muatan.

Terutama kendaraan berat yang melintas di jalan tol, karena program Zero ODOL tahun 2023 bisa dimulai dari jalan tol.

“Kami akan bersama-sama dengan kepolisian untuk penguatan terhadap pelaksanaan ODOL yang diminta oleh Menteri sebagai pilot project adalah jalan tol,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.