Mau Belajar Mengemudi, Lebih Baik Pakai Mobil Manual atau Matik?

Kompas.com - 06/02/2022, 09:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemampuan mengemudikan mobil tidak serta merta langsung didapat secara instan. Butuh pembelajaran dan praktik latihan secara intensif agar bisa mengemudi dengan lancar.

Tidak secara otodidak, disarankan untuk berlatih mengemudi di sekolah mengemudi. Sebab di sekolah mengemudi, latihan dilakukan dengan pendampingan secara langsung agar tetap aman saat praktik di jalan umum.

Lantas ketika hendak belajar mengemudi, lebih baik menggunakan mobil dengan transmisi manual atau matik?

Baca juga: Daftar Kesalahan Pemula Saat Menyetir Mobil Matik

kursus mengemudiKompas.com/Fathan Radityasani kursus mengemudi

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, saat ini untuk yang mendaftar sekolah mengemudi, kebanyakan memilih transmisi matik daripada manual.

Namun untuk belajar, baik transmisi manual atau matik, kembali lagi pada kendaraan yang nantinya dia kemudikan. Mengenai orang yang harus belajar mobil manual dahulu baru matik, sebenarnya sama-sama ada kesulitannya.

“Semua mobil punya handicap dan cara operasional yang harus disesuaikan dengan fiturnya. Enggak ideal juga latihan pakai manual tapi mobil dia nanti matik atau sebaliknya,” kata Sony.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center (RDC) menuturkan, latihan mengemudi baik menggunakan mobil transmisi manual maupun matik sama saja dari segi keamanan dan keselamatan.

Baca juga: PO Rosalia Indah Borong Lagi 8 Unit Bus Baru

Ilustrasi seorang yang tengah mengikuti kursus mengemudi sedang melakukan manuver.https://putonthebrakes.files.wordpress.com/ Ilustrasi seorang yang tengah mengikuti kursus mengemudi sedang melakukan manuver.

Hanya saja, Marcell menjelaskan bahwa ada perbedaan adaptasi pengemudi ketika berpindah mobil dengan sistem transmisi yang berbeda. Pengemudi yang sudah terbiasa menyetir mobil manual umumnya lebih mudah beradaptasi saat belajar menyetir mobil matik.

“Adaptasinya dari manual ke matik lebih cepat saja daripada dari matik ke manual. Karena dari matik ke manual perlu belajar dari awal lagi untuk pengoperasian pedal kopling,” ucap Marcell.

Namun bukan berarti sudah bisa menyetir mobil manual langsung bisa mengemudikan mobil matik. Pengemudi butuh belajar lagi mengemudi tanpa pedal kopling.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.