Kompas.com - 05/02/2022, 18:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan Fabio Quartararo pada Yamaha hanya satu, yakni tingkatkan top speed YZR-M1. Namun, untuk musim ini tidak ada revolusi besar yang terjadi pada motor balap tersebut.

Terlepas dari masalah top speed, Quartararo berhasil menjadi juara dunia MotoGP 2021. Menurutnya, jika top speed M1 lebih baik, maka akan lebih mudah untuk mengalahkan Ducati.

Baca juga: Quartararo Klaim Jadi Pebalap MotoGP Terbaik

Manajer Tim Monster Energy Yamaha MotoGP Massimo Meregalli, mengatakan, dirinya setuju dengan Quartararo bahwa M1 memerlukan peningkatan di area tersebut. Tapi, menurutnya, top speed bukanlah segalanya.

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Emilia Romagna 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

"Ini adalah area di mana kami bekerja keras untuk meningkatkan top speed di ujung trek lurus. Tapi, tidak hanya mesin, begitu pula dengan bodi aerodinamis, meningkatkan akselerasi dan cengkraman," ujar Meregalli, dikutip dari Motorsport.com, Sabtu (5/2/2022).

Meregalli menambahkan, targetnya hanya satu, yakni meeningkatkan top speed di ujung trek lurus. Tahun lalu, Yamaha berhasil menang di dua sirkuit yang memiliki trek lurus yang panjang, seperti Qatar dan Mugello.

Baca juga: Quartararo Jawab Rumors Pindah ke Tim Repsol Honda

"Top speed memang penting, tapi bukan segalanya. Seperti filosofi Yamaha, kami tidak membuat revolusi besar. Kami selalu mencoba untuk mencari setelan bagus dari apa yang kami miliki, karena itu juga mudah, dan kita sudah lihat di masa lalu, bahkan langkah kecil di jalur yang salah bisa menyebabkan masalah besar," kata Meregalli.

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Amerika 2021.   Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)MIRCO LAZZARI GP Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Amerika 2021. Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Meregalli menambahkan, jadi Yamaha selalu belajar dan berkembang selangkah demi selangkah tanpa melakukan sebuah revolusi.

Andrea Dovizioso, yang kali ini bergabung dengan Yamaha setelah bertahun-tahun di Ducati, setuju bahwa tidak dibutuhkan revolusi atau perubahan drastis pada motor.

Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Amerika 2021.   Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)MIRCO LAZZARI GP Fabio Quartararo saat berlaga pada MotoGP Amerika 2021. Mirco Lazzari gp/Getty Images/AFP (Photo by Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

"Revolusi besar di saat ini sulit, karena kejuaraan sudah mengkonfirmasi bahwa setiap motor sudah bagus," ujar Dovizioso.

Menurutnya, setiap motor memiliki karakteristik berbeda, tapi semuanya sudah bagus. Sehingga, sulit jika harus dilakukan ubahan besar-besaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.