Jangan Pernah Meninggalkan Anak Sendirian di Mobil

Kompas.com - 29/01/2022, 13:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, viral video di media sosial insiden anak terkunci di dalam mobil. Kejadian ini membuat kepanikan hingga akhirnya mobil harus dibuka paksa.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @officialdamkardepok. Menurut keterangan pada video tersebut, seorang anak balita laki-laki usia kurang lebih 4 tahun terjebak di mobil sedan di kawasan Grand Depok City, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Langkah Aman Memecahkan Kaca Saat Anak Terkunci di Dalam Mobil

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengatakan, pengemudi saat meninggalkan tempat duduk wajib mematikan mesin dan kunci kontak dibawa.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Official Damkar Depok (@officialdamkardepok)

"Anak adalah harta berharga. Handphone, laptop, dan lain-lain saja tidak boleh ditinggal di kabin, apalagi anak," ujar Sony, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Sony menambahkan, anak kecil itu cenderung suka mengutak-atik tombol yang ada di kabin dan bisa mengunci pintu tanpa mengerti cara membukanya. Jadi, jangan percayakan anak untuk ditinggal sendirian di dalam mobil.

Baca juga: Panik, Anak Tertidur dan Terkunci di Dalam Mobil

"Dekat atau sebentar, itu tidak bisa jadi jaminan keamanan meninggalkan anak di kabin," kata Sony.

Ilustrasi menyalakan atau starter mobil menggunakan anak kunci.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Ilustrasi menyalakan atau starter mobil menggunakan anak kunci.

Dengan anak terkunci di mobil, bahayanya juga fatal, dapat menyebabkan kematian. Jika hanya sebentar, anak mungkin bisa trauma.

Tapi, jika sampai waktu yang lama, anak bisa saja kehabisan oksigen. Apalagi, akan semakin parah jika terjadi pada siang hari, di mana temperatur di dalam kabin bisa sangat tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.