NFT Kawasaki W175 Dilelang Mulai Rp 710 Juta, Dapat Digital Sekaligus Fisik

Kompas.com - 26/01/2022, 16:42 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Terpicu sosok Ghozali yang mendadak kaya karena foto-foto selfie-nya laku dijual Rp 1,5 miliar rupiah di marketplace OpenSea. Kini ada NFT Kawasaki W175 yang dilelang dengan harga fantastis.

Agus Artemis, trader sekaligus founder dari salah satu komunitas yang fokus mengedukasi cryptocurrency, blockchain, dan NFT di Bandung baru-baru ini mengunggah NFT motor Kawasaki W175 miliknya yang bertemakan Bitcoin di OpenSea.

Ia melelangnya mulai 20 Ethereum (ETH) atau setara dengan Rp 710.000.000. Buat konsumen yang tertarik, waktu lelang dibuka mulai 25 Januari hingga 1 Februari mendatang.

Baca juga: Tidak Serempak, Ini Kendaraan yang Dapat Pelat Nomor Putih Duluan

NFT Kawasaki W175, yang dinamakan The Denox Naked Racer Bitcoin W175.Dok. Agus Artemis NFT Kawasaki W175, yang dinamakan The Denox Naked Racer Bitcoin W175.

Tidak hanya dalam bentuk digital, siapa pun yang membeli NFT tersebut juga akan mendapatkan motor yang dinamakan The Denox Naked Racer Bitcoin W175.

Tidak semata-mata untuk keuntungan, Agus menyebutkan bahwa penjualan NFT-nya ini dilakukan untuk edukasi kepada masyarakat tentang NFT.

Menurutnya, NFT tidak selalu hanya tentang karya digital, fungsi NFT sebagai lisensi sebuah karya justru juga dapat dikaitkan dengan karya fisik.

Baca juga: Pemerintah Mulai Uji Coba Bensa, BBM dari Minyak Sawit

NFT Kawasaki W175, yang dinamakan The Denox Naked Racer Bitcoin W175.Dok. Agus Artemis NFT Kawasaki W175, yang dinamakan The Denox Naked Racer Bitcoin W175.

Ia memberi contoh adopsi NFT untuk karya tulis seperti buku, menurutnya NFT dapat dijadikan solusi bagi kasus pembajakan buku.

Jika penulis memanfaatkan buku, maka pembaca akan memiliki bentuk fisik buku sekaligus lisensinya secara digital.

Upaya edukasi NFT ini bukanlah upaya pertama Agus, Ia sempat menginisiasi kompetisi musik The Root of Satoshi Nakamoto. Kompetisi musik yang bertemakan edukasi blockchain dan NFT pertama di Indonesia.

Agus percaya bahwa adopsi blockchain sangat berguna untuk masa depan, masalah bagi seniman seperti pembajakan hingga royalti akan terpecahkan dengan adanya blockchain dan NFT.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.