Buat Perempuan, Ini Cara Duduk yang Pas Saat Dibonceng Naik Ojol

Kompas.com - 26/01/2022, 13:37 WIB
Ilustrasi boncengan bersama keluarga Dok. Yamaha Motor BaliIlustrasi boncengan bersama keluarga
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video tayang di media sosial memperlihatkan penumpang sepeda motor alias boncenger duduk berjarak dengan pengendara. Dari sisi safety riding hal ini tidak dianjurkan.

Posisi ideal dalam berboncengan di sepeda motor ialah penumpang belakang duduk menghadap depan, kemudian membekap atau memeluk pengendara agar gerakan keduanya seirama.

Baca juga: Sejumlah Truk Punya Fitur Lift Axle, Roda yang Terangkat Saat Berjalan

Tapi prakteknya hal ini bisa cukup sulit dilakukan apabila pengendara dan penumpangnya lawan jenis. Contohnya seperti pengendara ojek online dengan penumpang perempuan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by JAKARTA KERAS (@jakarta.keras)

Jangankan posisi memeluk di mana dada menempel dengan punggung, duduk rapat dengan laki-laki apalagi yang bukan pasangan saja perempuan bisa merasa risih.

Lantas bagaimana cara agar dari sisi safety riding masih ditoleransi tapi tidak mengorbankan kenyamanan perempuan?

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, bila tidak ingin memeluk pengendara, caranya bisa dengan menempelkan kedua lutut ke bagian pinggang pengendara.

"Mungkin risih karena bukan pasangan. Terus bagaimana, caranya kedua bagian dengkul harus membekap pinggul pengemudi. Jepitkan,” kata Jusri kepada Kompas.com, belum lama ini.

Dengan cara sederhana itu, lanjut Jusri, bisa menggantikan posisi rapat yang disarankan dalam posisi berkendara yang baik dan benar.

Baca juga: Kenali Fenomena Oversteer dan Understeer Saat Mengemudikan Mobil

Ratusan driver ojek online menumpuk di gerai McDonald cabang Kedaton, Rabu (9/6/2021) untuk mengambil pesanan promo BTS MealKOMPAS.COM/TRI PURNA JAYA Ratusan driver ojek online menumpuk di gerai McDonald cabang Kedaton, Rabu (9/6/2021) untuk mengambil pesanan promo BTS Meal

Jusri mengatakan, dari kacamata ajaran keselamatan berkendara, posisi pembonceng memang sangat penting sebab tugas penumpang ialah menyelaraskan gerakan tubuh dengan pengendara.

“Nah, posisi berkendara itu termasuk boncenger. Duduk yang paling ideal menghadap ke depan. Selain itu juga penumpang harus membekap atau memeluk pengendara, seperti menyatu,” kata Jusri.

Namun, bila posisi tersebut sulit untuk dilakukan dengan alasan bukan pasangan, maka pembonceng bisa melakukan posisi merapatkan lutut ke pinggang pengemudi. Ini adalah posisi paling ideal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.