Pahami, Ini Beda Transmisi Matik Model Zig-zag dan Lurus

Kompas.com - 14/01/2022, 07:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada mobil dengan sistem transmisi otomatis umumnya memiliki dua model tuas untuk pengoperasiannya. Ada yang menggunakan jenis lurus (straight) dan zig-zag (gate).

Lantas, apa perbedaannya? Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, keduanya memiliki fungsi yang sama, namun yang membedakan hanya faktor keamanannya.

Baca juga: New Toyota Fortuner dan All New Land Cruiser Resmi Meluncur

"Fungsinya sama, cuma bedanya dari faktor safety-nya saja. Sebenarnya sama aja semua inovasi saja," kata Didi kepada Kompas.com, Kamis (13/1/2022).

Didi menjelaskan, untuk transmisi model lurus akan ada pengeman berupa tombol release di tuas transmisinya. Hal ini digunakan agar tidak kebablasan atau tergeser pada saat memindahkan gigi sehingga tidak merusak sistem transmisi.

Tombol pengunci atau release button di tuas transmisi matik Tombol pengunci atau release button di tuas transmisi matik

"Kalau yang lurus itukan perlu ada mekanisme release pada tuasnya, sehingga pada saat masuk ke gigi R (tanpa menggunakan release) itu tidak bisa. Karena kalau kepaksa masuk kan bisa merusak tranmsisi juga," ucap Didi.

Ketika hendak memidahkan gigi, selain kaki wajib menginjak pedal rem juga harus disertai menekan tombol tersebut. Dengan demikian tuas transmisi baru bisa digeser, terutama dari posisi P ke D yang harus melewati R.

Baca juga: Kabar Baru Soal Nasib Kelanjutan Diskon PPnBM

Sementara untuk sistem zig-zag (gate), model pengoperasiannya dengan cara bertingkat atau tersusun.

Jadi, ketika pengendara ingin memindahkan dari posisi P ke D atau ke posisi lainnya, harus dilakukan mengikuti jalur yang ada.

Tuas transmisi CVT dan rem parkir elektris milik Mitsubishi Xpander terbaru.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Tuas transmisi CVT dan rem parkir elektris milik Mitsubishi Xpander terbaru.

"Kemudian sistim gate. Sebenarnya sama, cuma itu sebagai mekanisme untuk menghilangkan release tadi," kata dia.

Untuk menggantikan fungsi release, maka dibuatlah sistem gate yang memiliki fungsi sama dengan tombol release yakni sebagai pengaman agar tuas transmisi tidak mudah bergeser.

Hermas Efendi Prabowo, bengkel spesialis Worner Matic mengatakan, pengoperasian pada model zig-zag atau gate, dijalankan secara bersusun seperti anak tangga.

Jadi saat pengguna ingin memindahkan dari posisi P ke D atau ke posisi lainnya, harus dilakukan mengikuti jalur yang disedikan.

Baca juga: Intip Kenaikan Harga Daihatsu Imbas Pajak Emisi di Awal 2022

Transmisi CVTAutoblog.com Transmisi CVT

"Biasanya kalau sedang berkendara kita sering tidak sengaja menyengol tuas transmisi, tapi bila dibuat dengan model zig-zag maka akan lebih aman. Tuas tak mudah geser ke posisi lain," kata Hermas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.