Kompas.com - 13/01/2022, 15:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) meyakini, peminat Kendaraan Bermotor Roda Empat yang Hemat Energi dan Harga Terjangkau (KBH2) atau Low Cost Green Car (LCGC) di dalam negeri akan tetap besar di tahun ini.

Sekalipun, mobil jenis tersebut dikenakan penyesuaian tarif pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 3 persen seperti yang tertuang dalam PP 74/2021.

"Itu karena first time buyer dan kalangan millenials masih sangat banyak," kata Business Innovation Marketing and Sales Director PT HPM Yusak Billy, di sela-sela Media Test Drive All New BR-V, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Menanti Insentif PPnBM, Honda Tahan Penjualan Brio Satya Produksi 2022

All new Honda Brio Satya di GIIAS 2018STANLY RAVEL All new Honda Brio Satya di GIIAS 2018

"Lagipula, kenaikan tarif PPnBM pada LCGC hanya 3 persen sementara di segmen kendaraan lainnya menjadi 15 persen sampai 20 persen. Sehingga kami rasa, tidak akan terlalu berpengaruh," lanjut dia.

Hanya saja ia masih enggan untuk mengatakan proyeksi penguasaan pada pasar LCGC tahun ini. Begitu juga terkait kenaikan harga mobil murah dari Honda, yakni Brio Satya.

Untuk diketahui, setelah berlangsung insentif PPnBM sepanjang tahun lalu kini seluruh kendaraan yang dijual di Indonesia mengalami penyesuaian harga mengikuti aturan PPnBM terbaru, PP 74/2021.

Dalam aturan terkait, disebutkan bahwa pungutan instrumen perpajakan PPnBM tidak lagi berdasarkan kapasitas mesin dan bentuk saja. Melainkan emisi gas buang yang dihasilkan dan konsumsi bahan bakarnya.

Di sana pula, disebutkan bahwa KBH2 atau LCGC akan dikenakan PPnBM sebesar 15 persen dengan Dasar Pengenaan Pajak 20 persen dari harga jual (menjadi 3 persen) dari yang sebelumnya dibebaskan.

Baca juga: Teledor Buka Pintu Mobil, Ganti Kerusakan Bisa sampai Jutaan Rupiah

All New Honda BrioDOK. HONDA PROSPECT MOTOR All New Honda Brio

"Adapun market utama dari LCGC ialah first time buyer, generasi milenial, sampai masyarakat yang mulai beralih dari menggunakan sepeda motor ke mobil sebagai kendaraan keluarganya. Jadi masih sangat besar (pasar)," ucap Billy.

"Bicara kontribusi Brio (RS dan Satya) sendiri dari keseluruhan penjualan Honda hampir 50 persen," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.