Tinggalkan Suzuki untuk Gabung Yamaha, Vinales Mengaku Salah

Kompas.com - 12/01/2022, 09:42 WIB
Maverick Vinales saat bergabung dengan Suzuki pada 2015 https://en.wikipedia.org/wiki/Maverick_ViñalesMaverick Vinales saat bergabung dengan Suzuki pada 2015

JAKARTA, KOMPAS.comMaverick Vinales mungkin jadi pebalap MotoGP yang gagal bersinar. Ia pernah dua kali berada di tim pabrikan utama, namun kini Vinales mesti balapan bersama tim pabrikan yang relatif lebih lemah.

Pada MotoGP musim 2022, Vinales bakal melanjutkan balapan bersama Aprilia. Tercatat, ini adalah musim keduanya, setelah bergabung pada sisa enam balapan tahun lalu.

Seperti diketahui, pebalap Spanyol ini memulai kariernya di kelas MotoGP pada 2015, dengan memperkuat tim pabrikan Suzuki. Dua tahun kemudian pindah ke tim Yamaha, sebagai rekan satu tim Valentino Rossi.

Baca juga: Bocoran Harga Toyota Fortuner 2.800 cc yang Sebentar Lagi Meluncur

Maverick Vinales saat latihan bebas pada MotoGP Belanda 2021Dok. Yamahamotogp.com Maverick Vinales saat latihan bebas pada MotoGP Belanda 2021

Sayang ia dipecat oleh Yamaha pada pertengahan tahun lalu. Melihat masa lalunya, seperti ada kesalahan dengan keputusan Vinales meninggalkan Suzuki untuk pindah ke Yamaha.

Meski begitu, ia beralasan bahwa motor Yamaha M1 pada saat itu tampak sebagai motor yang ideal. Sehingga tim Yamaha jadi tempat yang tepat untuk mewujudkan impiannya menjadi juara dunia.

“Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak tentang masa lalu. Jelas saya melakukan kesalahan (meninggalkan Suzuki),” ujar Vinales, disitat dari Corsedimoto (11/1/2022).

Baca juga: Bocoran Honda Super Cub Versi 2022, Pakai Mesin Baru 110 cc

Pebalap Aprilia Racing, Maverick Vinales, saat konferensi pers menjelang MotoGP Aragon 2021 di Sirkuit MotorLand Aragon, Kamis (9/9/2021). AFP/LLUIS GENE Pebalap Aprilia Racing, Maverick Vinales, saat konferensi pers menjelang MotoGP Aragon 2021 di Sirkuit MotorLand Aragon, Kamis (9/9/2021).

“Pada akhirnya kami menciptakan tim yang sangat bagus, tetapi pada saat itu Yamaha adalah motor pemenang dan saya memilih jalan itu,” kata dia.

Vinales meraih kemenangan pertamanya di MotoGP pada tahun kedua di tim Suzuki, yang merupakan kemenangan pertama Suzuki sejak tahun 2007.

Selama hampir lima musim bersama Yamaha, Vinales telah mengoleksi 8 kemenangan, yang terakhir di Losail, seri pertama MotoGP 2021. Hasil terbaiknya menduduki peringkat tiga klasemen akhir MotoGP musim 2017 dan 2019.

Baca juga: Perubahan Warna Pelat Nomor Bebas Biaya, Dilakukan Secara Bertahap

Maverick Vinales saat berlaga pada MotoGP Aragon 2021. (Photo by LLUIS GENE / AFP)LLUIS GENE Maverick Vinales saat berlaga pada MotoGP Aragon 2021. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

Kini Vinales telah merima tantangan baru di tim Aprilia Racing mengendarai RS-GP, dan dia tidak takut untuk membuka kembali babak baru dalam karier MotoGP-nya.

Salah atau tidak, saya tidak tahu, karena pada akhirnya Anda membuat keputusan sendiri,” kata Vinales.

“Saya sangat senang, saya telah menemukan motivasi dan semangat pada motor. Saya pikir ini waktu yang tepat untuk menerima tantangan ini, bangkit dan terus berusaha,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.