Berteduh di Underpass atau Bawah Fly Over Ada Dendanya

Kompas.com - 07/01/2022, 06:12 WIB
Pemotor berteduh di fly over Foto: Humas Polda Metro JayaPemotor berteduh di fly over

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya mulai sering diguyur hujan. Kondisi tersebut membuat banyak pengendara sepeda motor untuk berteduh.

Sayangnya, tak sedikit pengendara yang memutuskan untuk berteduh di underpass atau di bawah fly over. Mungkin karena hujan yang mendadak deras, sehingga para pengendara tersebut memutuskan berteduh di tempat terdekat.

Namun, perlu diketahui bahwa berteduh di sembarang tempat sebenarnya bisa saja melanggar aturan. Apalagi, jika sampai mengganggu kelancaran lalu lintas.

Baca juga: Peran Fitur Vehicle Stability Control Saat Musim Hujan

Larangan berhenti sembarangan sudah dituliskan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Tepatnya, pada Pasal 106 ayat 4.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TMC Polda Metro Jaya (@tmcpoldametro)

"Kalau mau berhenti itu pertama di halte, rest area yang diperuntukkan berhenti, atau tempat tujuan. Kalau di jalan umum, tidak ada tempat untuk berhenti, maka dia parkir," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Menurut Pasal 104, pengendara motor hanya diperbolehkan untuk berhenti sejenak untuk sekadara mengenakan jas hujan. Jika sengaja berteduh sampai hujan reda atau berhenti, apalagi sampai membuat kemacetan, maka petugas kepolisian berhak menegur dan meminta para pengendara untuk melanjutkan perjalanan.

Baca juga: Catat, Ini Cara Mudah Merawat Rem Mobil di Musim Hujan

Jika nekat melanggar, sanksi dan dendanya juga sudah dituliskan pada Pasal 287 ayat 3 UU LLAJ. Pasal tersebut berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan gerakan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf d atau tata cara berhenti dan Parkir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf e dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.