Kampas Kopling Skutik Bisa Aus karena Kebiasaan Ini

Kompas.com - 05/01/2022, 19:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comSkuter matik (skutik) saat ini memang menjadi salah satu motor yang sering ditemui di jalan. Cara pengoperasiannya pun tergolong mudah, pengendara tidak perlu ganti gigi ataupun tarik kopling.

Walaupun begitu, dalam sistem penggerak skutik dengan CVT, tetap ada kopling di dalamnya. Layaknya suku cadang lain, kopling pada skutik juga punya usia pakai atau bisa aus seiring berjalannya waktu.

Salah satu hal yang bisa memengaruhi usia pakai dari kopling skutik ini adalah cara berkendara. Ada kebiasaan yang bisa menyebabkan kampas kopling skutik jadi lebih cepat aus daripada yang seharusnya.

Baca juga: Harga All New Honda BR-V Resmi Naik Rp 3 Juta per Januari 2022

bongkar cvtFathan bongkar cvt

“Kebiasaan pengendara tarik gas sambil ngerem juga yang membuat kampas kopling cepat aus,” ucap Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor kepada Kompas.com, belum lama ini.

Seharusnya, ketika memang mau mengerem, gas jangan sambil ditarik. Hal ini membuat kopling tetap berputar tetap motor tidak berjalan. Efek dari kampas kopling yang aus tadi di skutik adalah v-belt yang jadi sering selip.

Ketika v-belt selip, pengendara jadi merasakan tarikan motor yang ‘ngeden’. Jadi ketika gas ditarik penuh, motor tidak melaju dengan cepat.

Baca juga: Ini Kendaraan yang Dapat Pelat Nomor Warna Putih di Tahap Awal

Pengecekan kampas kopling sudah aus apa belum biasanya dilakukan secara rutin setiap 8.000 km. Selain kampas rem yang dicek, Endro mengatakan kalau roller dan van belt juga turut diperiksa kondisinya.

Untuk pemakaian yang wajar, kampas kopling skutik bisa digunakan sampai 24.000 km sampai 35.000 km. Namun kembali lagi ke pengendara motornya, apakah memiliki kebiasaan kurang baik tadi atau tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.