Ini Syarat Perjalanan Jarak Jauh Terbaru Satgas Covid-19

Kompas.com - 14/12/2021, 16:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain Menteri Dalam Negeri, Satgas Penanganan Covid-19 juga resmi merilis aturan terbaru bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh pada masa libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Aturan baru tersebut tertuang dalam Addendum Surat Edaran (SE) No.24 Tahun 2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyarakat Selama Perioda Naral Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Masa Pendemi Covid-19.

Dalam huruf F mengenai protokol, dijelaskan soal beberapa ketentuan baru atau perubahan terkait syarat perjalanan dengan bunyi sebagai berikut :

Baca juga: Alasan Kenapa Lampu Kabin Mobil Dimatikan Saat Mengemudi di Malam Hari

1. Pengaturan mobilitas masyarakat diatur sebagai berikut :

b. Syarat dan ketentuan yang berlaku bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) untuk seluruh wilayah Indonesia selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dilaksanakan dengan mengikuti pengaturan sebagai berikut :

i. Dalam hal pelaku perjalanan usia dewasa (di atas 17 tahun) tidak vaksin dosis lengkap karena alasan medis maupun belum mendapatkan vaksin dosis lengkap maka mobilitasnya dibatasi untuk sementara.

ii. Pelaku perjalanan jarak jauh dengan seluruh moda transportasi wajib menunjukkan kartu vaksin lengkap (vaksinasi dosis kedua) dan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan.

Satlantas Polres Blitar menghentikan pengguna jalan di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jumat (26/11/2021) dalam kampanye taat prokes dan vaksin Covid-19.KOMPAS.COM/ASIP HASANI Satlantas Polres Blitar menghentikan pengguna jalan di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jumat (26/11/2021) dalam kampanye taat prokes dan vaksin Covid-19.

iii. Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1.bi dan angka 1.b.ii dikecualikan untuk :

1) Perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan ; dan

2) Moda transportasi perintis termasuk di wilayah perbatasan, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan pelayaran terbatas.

Baca juga: Daftar Mobil Terlaris November 2021, Xpander Tergeser dari 10 Besar

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.