Ban Mobil Pecah Usai Hantam Lubang di Jalan Tol, Bisa Minta Ganti Rugi

Kompas.com - 13/12/2021, 14:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi jalan tol di Indonesia bisa dibilang bukan yang paling mulus. Beberapa ruas jalan tol masih ditemui lubang yang cukup dalam, sehingga bisa membahayakan penggunanya.

Misalnya seperti Instagram Story yang diunggah akun bayurianto yang mengalami pecah ban saat melewati Jalan Tol Cikampek. Terlihat ban sobek cukup besar di bagian dinding sehingga mobil harus berhenti.

Berdasarkan unggahannya, mobil berjalan dengan kecepatan 80 kpj. Dirinya sudah berusaha untuk mengerem, tapi malah membuat ban pecah.

Baca juga: Calon Penerima Diskon PPnBM Permanen, Tidak Termasuk Avanza

Kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi KM 36+600, Sentul, Kabupaten Bogor, sebabkam tiga orang tewas, Minggu (15/9/2019).Dokumentasi Humas Jasa Marga Kecelakaan tunggal di Tol Jagorawi KM 36+600, Sentul, Kabupaten Bogor, sebabkam tiga orang tewas, Minggu (15/9/2019).

Lalu jika ban sudah pecah seperti itu, apakah pihak pengelola tol akan ganti rugi?

Corry Annelia Poundti H, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Transjawa Toll Road Regional Division mengatakan, jika memang mengalami pecah ban karena lubang di jalan tol, bisa diganti kerugian penggunanya.

“Bisa segera hubungi 14080. Sehingga laporan yang bersangkutan langsung terdata,” ucapnya kepada Kompas.com, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Parkir di Bahu Jalan, Sedan Mewah Pengusaha Muda Dicoret-coret

Ketika sudah menghubungi call center, petugas akan datang untuk mengecek kebenarannya. Ketika mau klaim, harus ada bukti dan saksi dari petugas dan nantinya akan dibuatkan berita acara.

“Keputusan itu ada di petugas saat periksa kebenaran. Ada tim yang akan tentukuan kejadian itu benar karena lubang atau memang bannya sudah enggak layak jalan,” kata dia.

Kemudian, untuk melengkapi dokumen pendukung administrasi klaim, siapkan juga identitas diri, foto fisik kendaraan di TKP, surat keterangan polisi, dan bukti tanda terima transaksi atau struk tol.

Pengguna jalan diminta sesuai tenggat waktu 3x24 jam sejak kejadian untuk melengkapi data-data yang disebutkan di atas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.