Syarat Wajib Punya SIM B1 dan B2, Bisa Daftar Online

Kompas.com - 07/12/2021, 17:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbeda dengan pembuatan SIM A dan SIM C, pembuatan SIM B1 dan B2 punya syarat wajib yang harus dilengkapi saat registrasi. Di antaranya syarat usia minimum dan sudah memiliki SIM A.

“Harus punya SIM A dulu selama satu tahun baru bisa ditingkatkan ke SIM B1,” ujar Kombes Pol Tri Julianto Djati Utomo, Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

“Hal ini tertuang di UU No 22 tahun 2009 tentang LLAJ dan Perpol No 5 tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan SIM,” kata dia.

Baca juga: Cek Harga LCGC per Desember 2021, Brio Satya Mulai Rp 153 Jutaan, Sigra Rp 122 Jutaan

Kompetisi safety driving yang diselenggarakan Hino bagi para sopir truk.dok. HMSI Kompetisi safety driving yang diselenggarakan Hino bagi para sopir truk.

Sementara itu, pemohon juga wajib memenuhi batas minimal usia yang sudah ditetapkan, yakni 20 tahun untuk SIM B1 dan usia 21 tahun untuk SIM B2.

Hal ini jelas berbeda dengan pembuatan SIM A, C, dan D, yang syarat minimal usianya 17 tahun. Artinya pemilik SIM B1 dan SIM B2 harus memiliki kecakapan mengemudi yang lebih baik.

Selain itu, proses pembuatan SIM B1 dan B2 awalnya hanya bisa dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) masing-masing daerah.

Tetapi sekarang juga bisa dilakukan secara daring lewat fitur SINAR (SIM Nasional Presisi) di aplikasi Digital Korlantas POLRI.

Baca juga: Pengendara Motor Nekat Melintas di JLNT, Memicu Kecelakaan Mobil

Ujian teori online menggunakan aplikasi e-AVIS di SATPAS SIM Polda Metro Jaya, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.Dok. SATPAS SIM Polda Metro Jaya Ujian teori online menggunakan aplikasi e-AVIS di SATPAS SIM Polda Metro Jaya, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Namun demikian, pemohon tetap harus datang ke Satpas terdekat untuk melakukan ujian praktik karena tahapan tersebut wajib dilalui.

Pemohon juga harus lolos terlebih dahulu dalam pendaftaran dan registrasi yang tersedia di aplikasi tersebut.

Adapun mengenai tarif resmi yang mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2016, tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), disebutkan biaya tarif penerbitan SIM B1 dan B2 sebesar Rp 120.000.

Baca juga: Harga LSUV per Desember 2021, Rush Mulai Rp 245 Jutaan, BR-V Rp 275 Jutaan

Ilustrasi pembuatan SIM Atribunnews.com Ilustrasi pembuatan SIM A

Berikut ini langkah membuat SIM B1 dan B2 secara online:

1. Verifikasi nomor telepon dengan kode OTP
2. Registrasi dengan mengisi NIK
3. Melakukan Face Recognition
4. Pilih jenis SIM
5. Ujian teori secara daring, jika lulus akan mendapatkan QR Code
6. Pilih Satpas dan jadwal ujian praktik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.