Jelang PPKM Level 3 Libur Nataru, Pemkot Tegal Padamkan Lampu PJU

Kompas.com - 07/12/2021, 12:12 WIB

TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah resmi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh Indonesia pada masa libur Natal dan Tahun baru (Nataru) mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Kebijakan itu diterapkan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 (Nataru).

Baca juga: Pengendara Motor Terobos Palang Pelintasan KA Berujung Pengeroyokan

Selama PPKM Level 3 libur nataru, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah, kembali mengeluarkan kebijakan pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU).

Hal ini dilakukan untuk mengurangi mobilitas warga pada saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 libur nataru berlangsung serta upaya untuk mengurangi persebaran virus covid-19.

Masjid Agung di tengah pemadaman lampu jalan kawasan Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (17/3/2020).  KOMPAS.com/Tresno Setiadi Masjid Agung di tengah pemadaman lampu jalan kawasan Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Jumat (17/3/2020).

Kepala Bidang PJU Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Sudjatmiko mengatakan, pemadaman sejak 1 Desember untuk mendukung PPKM Level 3 serentak yang akan diterapkan 24 Desember 2021-2 Januari 2022.

Baca juga: Mobil Bekas Rp 80 Jutaan, Dapat Avanza sampai Jazz

"Pemadaman dilakukan di semua jalan utama dan titik keramaian di Kota Tegal," kata Sudjatmiko dilansir Kompas.com, Senin (6/12/2021).

Rencananya, pemadaman akan diberlakukan secara bertahap dan akan diberlangsungkan hingga pekan kedua Januari 2022.

"Mulai Rabu (1/12/2021) malam kami sudah memadamkan bertahap. Kebijakan tersebut sebagai hasil tindak lanjut Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Covid-19," kata dia.

Ilustrasi: Lampu penerangan jalan menyala di sekitar menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (sutet) 500 kilovolt milik PT Perusahaan Listrik Negara di Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur.KOMPAS/AGUS SUSANTO Ilustrasi: Lampu penerangan jalan menyala di sekitar menara saluran udara tegangan ekstra tinggi (sutet) 500 kilovolt milik PT Perusahaan Listrik Negara di Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sudjatmiko mengatakan, warga diharapkan bisa memaklumi kebijakan itu. Karena jalanan gelap, warga yang terpaksa harus keluar rumah untuk berhati-hati.

Baca juga: Ingat, Ganjil Genap di 13 Ruas Jalan di DKI Masih Berlaku Pekan Ini

"Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 jelas mobilitas masyarakat meningkat. Untuk itu, kita sudah padamkan sekitar 2.000-an PJU," ucapnya.

Saat ini pemadaman sudah diberlakukan di beberapa ruas jalan protokol seperti Jalan Veteran, HOS Cokroaminoto, dan Kolonel Sudiarto.

Kemudian Jalan AR Hakim, Jalan Gajah Mada, Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Diponegoro, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo hingga pantura di Jalan Cipto Mangunkusumo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.