Nasib Perpanjangan Diskon PPnBM Mobil Baru pada 2022

Kompas.com - 06/12/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi mobil Honda KOMPAS.com/STANLY RAVELIlustrasi mobil Honda

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum ada kepastian soal nasib perpanjangan relaksasi PPnBM 100 persen di awal 2022, tetapi pemerintah sudah mulai mengkaji terkait kemungkinan tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, bila kebijakan PPnBM dilanjutkan, pembelian mobil baru berkapasitas 1.500 cc tidak akan dikenakan pajak yang membuat harga mobil tetap murah di tahun depan.

"Kami masih kaji (perpanjangan insentif PPnBM 100 persen). Sudah dirapatkan dengan kementerian terkait," ucap Airlangga, dikutip dari Money.Kompas.com, Rabu (1/12/2021).

Menurut Airlangga, kajian pembahasan perpanjangan diskon pajak mobil baru diarahkan untuk mendorong penurunan emisi karbon. Lantaran itu, kemungkinan yang bakal mendapatkan relaksasi PPnBM merupakan mobil yang rendah emisi.

Baca juga: Harga MPV Murah Jelang Selesainya Diskon PPnBM dan Akhir Tahun

Daihatsu GIIAS 2021KOMPAS.com/STANLY RAVEL Daihatsu GIIAS 2021

Adapun pemberian insentif bagi mobil rendah emisi diklaim sejalan dengan road map untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen dengan menggunakan sumber daya dalam negeri, dan 41 persen dengan bantuan pada 2030.

"Sebenarnya ada regulasi baru terkait dikaitkannya dengan penurunan emisi. Jadinya, kalau formulai baru itu efektif bisa turun," kata Airlangga.

Ketika menanyakan nasib perpanjangan PPnBM mobil baru untuk tahun depan, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan, sejauh ini pihaknya juga masih menunggu kejelasannya seperti apa.

Baca juga: Kenapa Penting Melakukan Servis Perdana 1.000 Km?

Namun, Kukuh mengatkan pemerintah sudah mulai melakukan kajian. Apalagi setelah melihat ada efek yang cukup besar, mulai dari penjualan mobil yang meningkat, ekonomi, industri yang berjalan, sampai dampak ke depannya yang berasal dari pajak kepemilikan kendaraan.

Booth Toyota yang menampilkan Avanza baru pada ajang GIIAS 2021 dipenuhi konsumen yang penasaran.KOMPAS.com/RULY KURNIAWAN Booth Toyota yang menampilkan Avanza baru pada ajang GIIAS 2021 dipenuhi konsumen yang penasaran.

"Berdasarkan kabar memang masih dikaji, tapi kami berharap bakal ada win-win solution terkait hal ini. Karena bila tidak, maka harga mobil bisa langsung naik tinggi dan menyebabkan pasar menjadi shock di awal tahun," ucap Kukuh saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/12/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.