Kompas.com - 17/11/2021, 19:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) menyatakan akan senantiasa mendukung program atas percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan di dalam negeri.

Salah satunya, dengan menghadirkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan menyediakan layanan home charging supaya pemilik kendaraan listrik tidak perlu khawatir.

"Kendaraan listrik itu memiliki mekanisme yang berbeda dengan kendaraan berbasis BBM, 80 persen pengisian daya akan dilakukan di rumah masing-masing," kata Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN Bob Saril dalam keterangannya, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Otomotif Mulai Pulih, Penjualan Domestik dan Ekspor Naik Signifikan

 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PT PLN (Persero) Dok. PLN Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PT PLN (Persero)

"Oleh karena itu PLN menyediakan layanan home charging agar pelanggan tidak perlu khawatir untuk memasang charger dirumahnya dan kehabisan daya listrik untuk kendaraan terkait," lanjut dia.

Menariknya, pemilik juga memungkinkan menambah daya dan integrasi Charge-IN yang memudahkannya untuk mendapatkan diskon tarif sebesar 30 persen untuk pengisian daya kendaraan listrik pada pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.

"Tambah daya pun kita berikan harga spesial, Rp 150 ribu untuk 1 phasa hingga daya 11 ribu VA dan 450 ribu untuk 3 phasa hingga daya 16 ribu," ujar Bob.

Adapun mengenai SPKLU, ia menyebut bahwa pihak PLN telah membangun sebanyak 50 unit di berbagai lokasi. Sampai akhir tahun nanti, jumlah itu akan naik menjadi 67 unit SPKLU.

Baca juga: Presiden Jokowi Dorong Pembangunan Ekosistem Mobil Listrik

PLN juga bekerja sama dengan ATPM otomotif untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan yang baru membeli kendaraan listrik.

Melalui kerja sama ini, begitu pelanggan membeli mobil maka akan langsung bisa dilayani oleh PLN, mulai dari memasang home charging, sampai dengan layanan menambah daya dan integrasi Charge-IN.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.