Ketika Naik Motor, Apakah Perlu Pakai Isyarat Tangan Saat Belok?

Kompas.com - 12/11/2021, 12:12 WIB
Ilustrasi Berkendara Sepeda Motor di Musim Hujan ShutterstockIlustrasi Berkendara Sepeda Motor di Musim Hujan

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika berkendara di jalan umum, tidak jarang nampak pengendara sepeda motor melambaikan tangan atau menggerakkan kaki sebagai isyarat hendak berbelok.

Kejadian semacam itu kerap terlihat saat tengah berkendara di situasi padat lalu lintas, dengan alasan bahwa penggunaan lampu sein sebagai isyarat dirasa kurang efektif dan tidak terlihat oleh semua pengguna jalan di sekitar.

Head of Safety Riding Wahana Agus Sani mengatakan, melambaikan tangan atau menggerakkan kaki sebagai bentuk komunikasi kepada pengguna jalan lain wajar-wajar saja dan memang bisa membantu.

Baca juga: Resmi, Daihatsu Luncurkan Xenia Terbaru

"Bantuan dengan tangan dan kaki diperlukan jika kondisi jalan raya agak ramai atau padat dan kondisi kita berbelok cukup rawan, misal setelah putar balik kita langsung ambil lajur yang di seberangnya," kata Agus kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Meski begitu, ia mengatakan pemberian isyarat berupa lambaian tangan tersebut tidak perlu dilakukan setiap saat. Cukup lakukan ketika kondisi lalu lintas memang sangat ramai dan mayoritas pengguna jalan lain melaju dengan kecepatan tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

lampu sein motorKompas.com/Fathan Radityasani lampu sein motor

"Biasanya jika kita menengok ke arah yang akan kita tuju maka pengendara belakang juga sudah mengerti arah mana yang akan kita lewati," ujar Agus menambahkan.

Baca juga: Ini Daftar Harga All New Avanza dan New Veloz, Januari Bisa Naik Lagi

Ia mengingatkan, yang paling penting adalah tidak lupa menggunakan lampu sein sebagai isyarat utama. Sebab lampu sein memang diciptakan sebagai alat komunikasi antar kendaraan yang berlaku secara global.

Selain itu, jangan sampai salah menggunakan lampu sein dengan menyalakan lampu penunjuk berbeda arah dari tujuan yang semestinya, misalnya menyalakan lampu sein kiri untuk belok ke kanan.

Kejadian lalai semacam ini kerap menimbulkan kecelakaan. Menyalakan lampu sein pun juga tidak boleh mendadak.

"Sebaiknya jarak 30 meter sebelum belok kita sudah menyalakan lampu sein, agar tidak terlalu jauh dan tidak juga terlalu dekat," kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.