Gaikindo Akui Target Penjualan Mobil Tahun Ini Naik

Kompas.com - 11/11/2021, 14:03 WIB
Menteri Kordinasi Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga dari kiri) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita (kedua dari kanan), didampingi pengurus Gaikindo, dalam peresmian GIIAS 2021 di ICE, BSD City, Tangerang, Kamis (11/11/2021). KOMPAS.com/Ruly KurniawanMenteri Kordinasi Perekonomian Airlangga Hartarto (ketiga dari kiri) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kertasasmita (kedua dari kanan), didampingi pengurus Gaikindo, dalam peresmian GIIAS 2021 di ICE, BSD City, Tangerang, Kamis (11/11/2021).
|

 

TANGERANG, KOMPAS.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengakui bahwa target penjualan mobil tahun ini telah dinaikkan dari 750.00 unit menjadi 850.000 unit.

Putusan tersebut seiring perkembangan yang positif pada sisi perekonomian, kesehatan, dan daya serap masyarakat atas kebutuhan kendaraan.

Demikian dikatakan Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto atas proyeksi penjualan tahunan saat membuka GIIAS 2021.

Baca juga: Resmi, Daihatsu Luncurkan Xenia Terbaru

"Ya Pak Airlangga itu dapat targetnya dari saya. Namanya target itu kan dari awal tapi setelah melihat keadaan sekarang dengan adanya PPnBM-DTP makin bagus, jadi kita naikkan (target)," kata Nangoi di BSD City, Tangerang, Kamis (11/11/2021).

"Rasanya, hal ini bisa dicapai," tambah Nangoi. Lebih jauh, ia mengatakan saat ini total penjualan mobil (year-to-date) di dalam negeri sedang berkembang pesat.

Menko Airlangga Hartarto mengunjungi booth Toyota, didampingi para BOD perusahaan di GIIAS 2021, ICE, BSD City, Tangang, Kamis (11/11/2021).KOMPAS.com/Stanley Ravel Menko Airlangga Hartarto mengunjungi booth Toyota, didampingi para BOD perusahaan di GIIAS 2021, ICE, BSD City, Tangang, Kamis (11/11/2021).

Dibandingkan tahun lalu, kenaikannya sampai 68 persen atau dari 530.000 unit.

"Padahal tahun lalu itu, dalam tiga bulan pertama belum ada pandemi. Tahun ini full pandemi tapi tingkat penjualan 68 persen lebih tinggi," ucap Nangoi.

Meski demikian, ia tidak bisa bicara lebih jauh mengenai nasib insentif PPnBM yang tengah berlaku pada tahun depan.

Pasalnya, masa berlaku keringanan yang ditujukan untuk mempercepat pemulihan sektor otomotif di dalam negeri itu habis pada Desember 2021 mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.