Kecelakaan di Jalan Tol karena Rendahnya Kepatuhan Pengemudi

Kompas.com - 05/11/2021, 17:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden kecelakaan lalu lintas di jalan bebas hambatan atau tol masih kerap terjadi. Bahkan, tidak sedikit yang sampai merenggut jiwa baik pengemudi ataupun pengguna jalan lain di sekitarnya.

Salah satu contoh insiden terkait baru-baru ini adalah kecelakaan tunggal yang dialami Vanessa Angel dan keluarga ketika melintas di Tol Jombang, Jawa Timur, Kamis (4/11/2021).

Dalam laporan kepolisian, kejadian diduga karena pengemudi mengantuk sementara mobil dalam kecepatan tinggi. Tidak ditemukan pula bekas jejak pengereman di sekitar tempat kejadian sehingga benturan terjadi sangat keras.

Baca juga: Belajar dari Kecelakaan Vanessa Angel, Pahami Batas Kecepatan Saat Melaju di Jalan Tol

Kondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto.KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Kondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto.

Menanggapi kejadian tersebut, pengamat transportasi, Darmaningtyas menyatakan bila mengantuk memang menjadi penyebab umum kecelakaan di tol. Apalagi, bila lintasan cukup renggang atau tak banyak kendaraan.

“Kejadian laka lantas di jalan tol umumnya karena driver mengantuk atau lelah. Terlebih kalau jalan malam, mata cepat ngantuk. Maka jalan siang sebetulnya jauh lebih aman," katanya, Kamis.

"Karena, pandangan kita bisa ke kanan ke kiri sehingga bisa meminimalisir rasa ngantuk. Kalau jalan malam, otomatis pandangan pengemudi terfokus ke depan saja dan itu bikin mudah capek dan ngantuk,” lanjut dia.

Ia pun menilai bahwa kecelakaan yang terjadi bukan hanya karena faktor pengemudi mengantuk. Tetapi juga kecepatan laju mobil yang kencang, di atas 100 kpj.

Baca juga: Mengemudi Bawa Anak Kecil, Wajib Aktifkan Fitur Keamanan Ini

 

Kondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto.KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Kondisi kendaraan yang ditumpangi keluarga Vanessa Angel, setelah mengalami kecelakaan tunggal di (Km) 672+300 jalur A ruas Tol Jombang arah Mojokerto.

Dugaan datang dari hasil kerusakan pada Mitsubishi Pajero Sport tersebut. Mengingat, tingkat kerusakan sangat berkorelasi dengan tingkat kecepatan suatu kendaraan bermotor.

“Semakin cepat laju kendaraan, maka ketika mengalami benturan, tingkat kerusakannya akan lebih parah. Jadi, saya rasa mungkin saat itu mobil ada di kecepatan 100 kpj ke atas,” kata Darmaningtyas.

Menurut dia, sebenarnya sudah ada aturan terkait kecepatan maksimal di jalan tol. Hanya saja, tingkat kepatuhan masyarakat terkait hak itu masih terbilang rendah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.