Mulai Musim Hujan, Jangan Nekat Pakai Payung Saat Naik Motor

Kompas.com - 28/10/2021, 07:22 WIB
Review aksesori payung motor Otomania/Setyo AdiReview aksesori payung motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa wilayah di Indonesia sudah mulai diguyur hujan yang sertai angin kencang. Titik genangan pun mulai terlihat sesaat setelah hujan.

Dalam kondisi ini, banyak cara ringkas yang dipilih pengendara atau penumpang sepeda motor untuk menerjang hujan tanpa peralatan lengkap, seperti jas hujan.

Salah satunya adalah memakai payung, bahkan ada yang memasang payung pada motornya. Lantas, bagaimana fenomena ini ditinjau dari aspek keselamatan?

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, menggunakan payung saat mengemudi motor sama sekali tidak aman untuk dilakukan. Pasalnya, saat mengendarai sepeda motor, angin itu sangat berpengaruh.

Baca juga: Pemenang Video Vokasi Siswa SMK Otomotif AHM

Payung yang dibuka ketika berkendara akan menghambat angin sehingga drag force semakin besar. Semakin besar drag force tentu akan membahayakan dan bisa menghilangkan keseimbangan dari sepeda motor itu sendiri,” ujar Jusri saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini tentu sangat berbahaya, bukan hanya bagi pengemudi motor itu sendiri tetapi juga pengemudi lain yang berada di sekitar orang tersebut.

Jas Hujan Foto: Motorplusonline Jas Hujan

“Jalan raya adalah ruang publik, ketika kecelakaan tunggal tidak masalah. Tetapi ketika kecelakaan di jalan raya bisa saja melibatkan orang-orang yang tidak berdosa yang berada di sekitar kita karena kecerobohan menggunakan payung,” kata Jusri.

Jusri juga menerangkan bahaya tidak akan berkurang walau payung tidak dipegang dan terpasang ke motor dengan tambahan alat. Menurutnya, kondisi ini justru bisa membuat risiko kecelakaan lebih tinggi.

Baca juga: Pakai BBM Berkualitas Tak Menjamin Mobil Lulus Uji Emisi

Untuk keamanan dalam berkendara ketika hujan disarankan menggunakan jas hujan two piece yang fit dengan badan si pengemudi, sehingga tidak melambai-lambai.

“Kalau jas hujan once piece seperti ponco yang melambai itu bisa membahayakan jika kainnya bisa masuk ke komponen penggerak,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.