Punya Motor 2 Tak, Jangan Lupa Perawatan Knalpot

Kompas.com - 17/10/2021, 12:41 WIB
Motor 2-tak legendaris Yamaha TZM 150 Dok. Ricky MahendraMotor 2-tak legendaris Yamaha TZM 150
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Era sepeda motor 2-tak sudah habis dan sudah digantikan dengan motor 4-tak. Saat ini banyak pabrikan motor yang sudah tidak memproduksi mesin motor yang dianggap biang polutan tersebut.

Meski pabrikannya sudah tidak memproduksi, motor 2-tak kini menjelma jadi motor hobi. Motor jenis ini digemari karena semakin langka dan menawarkan performa berkendara yang responsif.

Baca juga: Tampang Toyota Avanza Veloz Generasi Baru Bocor, Begini Visualnya

Bagi anda yang meimiliki motor 2-tak, perlu diperhatikan juga perawatannya. Hal ini, selain untuk menjaga kondisi kendaraan tetap prima saat digunakan, juga untuk menjaga komponen agar lebih awet.

Bagian motor 2-tak yang perlu mendapatkan perhatian lebih untuk perawatan yakni bagian knalpot. Saluran pembuangan sisa pembakaran pada mesin ini ternyata mempunyai andil yang cukup besar dalam menjaga motor agar tetap bertenaga.

Ragam knalpot racing untuk sepeda motorSetyo Adi/Otomania Ragam knalpot racing untuk sepeda motor

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fachrul Reza, Senior Instructor Astra Motor Training Center Semarang mengatakan, knalpot motor dua tak dengan empat tak memiliki banyak perbedaan. Mulai bentuknya hingga peruntukannya dalam mendukung kinerja mesin saat digunakan.

Knalpot dua tak akan banyak oli dan kerak-kerak, oli ini dari hasil pembakaran bahan bakar sehingga butuh perawatan yang ekstra,” kata Fachrul kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Diskon PPnBM Dihapus, Harga LCGC Tidak Murah Lagi

Oleh karena itu, pemilik kendaraan harus rajin untuk membersihkan kerak-kerak yang ada didalamnya. Sebab jika kerak-kerak tersebut tidak dibersihkan secara berkala bisa mengganggu pembuangan.

“Kalau tidak dibersihkan akan menyumbat sehingga tenaga kendaraan akan berkurang,” katanya.

Salah satu Yamaha 125Z lansiran 2001 yang dijual di stan Greenseta, saat penyelenggaraan Pasar Jongkok Otomotif 2018 di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (7/4/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Salah satu Yamaha 125Z lansiran 2001 yang dijual di stan Greenseta, saat penyelenggaraan Pasar Jongkok Otomotif 2018 di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu (7/4/2018).

Tidak hanya mempengaruhi performa mesin saja, Fachrul menambahkan, kerak yang sudah menumpuk juga akan membuat mesin susah menyala saat pertama kali distarter.

Baca juga: Penampakan Foto Kabin Avanza Veloz Baru, Begini Suasananya

“Saat pertama kali distarter mesin juga akan susah menyala, kemudian konsumsi BBM juga akan lebih boros,” tuturnya.

Sebaiknya kerak yang ada di knalpot harus dibersihkan agar nantinya tidak timbul masalah pada motor kesayangannya.

“Kerak-kerak di knalpot 2 tak itu ibarat lemak di tubuh kita, kalau tidak dibersihkan lama-lama menggunung, membuat tubuh melar, berat, susah bergerak, dan lainnya,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.