Tekan Mobilitas, Ganjil Genap Jakarta Berlaku Pagi dan Sore

Kompas.com - 15/10/2021, 16:01 WIB
Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIPetugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuat kebijakan baru mengenai penerapan pembatasan mobilitas masyarakat melalui sistem ganjil-genap nomor kendaraan di wilayah DKI Jakarta.

Kini, kebijakan tersebut berlaku dalam dua periode waktu, yaitu pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB. Sehingga, diharapkan tidak ada lagi kemacetan.

"Jam operasional kita kembalikan kepada Peraturan Gubernur, bahwa yang pertama ganjil genap berlaku pada 06.00-10.00 WIB, lalu dilanjutkan pada pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Kenali Kemungkinan Penyebab Spion Elektrik Bermasalah

Sejumlah kendaraan melintasi tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/4/2021). Pada libur Paskah PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 185.916 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek, meningkat 41,60 ?ri lalu lintas normal. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah Sejumlah kendaraan melintasi tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/4/2021). Pada libur Paskah PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 185.916 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek, meningkat 41,60 ?ri lalu lintas normal. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.

Sambodo menyebut sistem ganjil genap hanya berlaku pada hari Senin hingga Jumat. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, kebijakan tersebut tidak berlaku.

Sedangkan untuk ruas jalan yang menerapkan sistem ganjil genap masih sama, yaitu di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Rasuna Said.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Disampaikan Sambodo, mulai hari ini pihaknya juga tak lagi menerjunkan anggota untuk memantau penerapan ganjil genap di mulut-mulut jalan.

Baca juga: Cara Mengetahui Besaran Pajak Kendaraan Secara Online

"Tetapi kita tetap melaksanakan penindakan di tengah, akan ada anggota kami yang melaksanakan patroli kemudian melakukan penindakan kepada masyarakat yang melanggar aturan ganjil genap, baik tilang secara manual maupun menggunakan ETLE," tutur Sambodo.

Sambodo menerangkan untuk tilang manual pihaknya bakal melakukan pencocokan data terlebih dahulu. Tujuannya, agar pengendara tidak terkena tilang dua kali.

"Jadi, seluruh tindakan tepat sasaran dan minim error (tilang dua kali)," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.