Rem Blong, Bus Menabrak Pembatas Jalan hingga Menerobos Kantor

Kompas.com - 13/10/2021, 07:02 WIB
Ilustrasi kecelakaan bus. SHUTTERSTOCKIlustrasi kecelakaan bus.

JAKARTA, KOMPAS.com - Baru-baru ini terjadi kecelakaan yang melibatkan empat kendaraan akibat rem blong. Insiden tersebut terjadi di ruas Tol Bogor Outer Ring Road (BORR), Surakarta, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (11/10/2021).

Kecelakaan bermula saat bus Cahaya Bhakti Utama (CBU) sedang dalam perjalanan dari arah Leuwilian, Bogor menuju Tanjung Priok, Jakarta. Begitu tiba di Km 00.600 B, bus mengalami gangguan fungsi rem lalu pengemudi banting setir ke kiri dan menabrak pembatas jalan tol hingga hancur.

Kerasnya tabrakan membuat bus masuk ke parkiran kantor PT Marga Sarana Jabar dan kemudian menabrak empat mobil yang sedang parkir. Sejumlah mobil pun terguling dan ringsek akibat tabrakan tersebut.

Baca juga: Bersihkan Mesin Motor Jangan Pakai Bensin

“Pengemudi tidak konsentrasi ketika kendaraan mengalami rem blong. Sehingga menabrak pagar serta mobil yang sedang parkir,” ucap Kanit Laka Lantas Polres Bogor Ipda Angga dikutip dari Regional Kompas.com, Selasa (12/10/2021).

Bus menabrak empat kendaraan dalam kecelakaan di depan Gerbang Tol Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (11/10/2021).Dok. Istimewa Bus menabrak empat kendaraan dalam kecelakaan di depan Gerbang Tol Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (11/10/2021).

Menanggapi hal ini, Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan menjelaskan, rem blong memang lebih umum terjadi pada kendaraan komersial seperti truk atau bus yang dipaksa kerja terus menerus tanpa diperhatikan kesehatan komponennya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mengatasi mobil yang alami rem blong, menurut Marcell adalah hal yang gampang-gampang susah.

"Selain jangan panik, bisa juga dengan mencoba menginjak pedal rem lagi karena kemungkinan rem mengalami vapor locking," ucapnya.

Baca juga: Pemerintah Rilis Peta Jalan Indonesia Menuju Zero Emission pada 2060

Selain itu, pengemudi juga bisa melakukan engine brake secara bertahap untuk menurunkan transmisi sehingga kecepatan mobil menjadi menurun. Ketika keadaaan mulai melambat pengemudi bisa menggunakan rem tangan untuk menghentikan kendaraan.

“Jika mobil masih jalan juga, coba untuk menggesekan mobil ke pembatas jalan atau apabila ada jalur penyelamat bisa digunakan,” kata Macell.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.