Biaggi Kenang Perseteruan dengan Rossi, Sebut Keduanya Ayam

Kompas.com - 11/10/2021, 08:12 WIB
Max Biaggi of Italy (R) powers ahead of compatriot Valentino Rossi (L) during the second free practice session of the 500cc Australian Motorcyle Grand Prix at Phillip Island 13 October 2001.  Biaggi lies in second place behind Rossi in the 2001 World Championship rankings.  AFP PHOTO/Paul CROCK. (Photo by PAUL CROCK / AFP) PAUL CROCKMax Biaggi of Italy (R) powers ahead of compatriot Valentino Rossi (L) during the second free practice session of the 500cc Australian Motorcyle Grand Prix at Phillip Island 13 October 2001. Biaggi lies in second place behind Rossi in the 2001 World Championship rankings. AFP PHOTO/Paul CROCK. (Photo by PAUL CROCK / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Cerita perseteruan Max Biaggi dan Valentino Rossi di awal milenium tetap menarik untuk diceritakan. Bahkan Biaggi sendiri masih mengingat rivalitas dengan The Doctor.

Biaggi mengingat jelas persaingan dengan Rossi di Suzuka 2001. Keduanya saling susul dan kemudian Rossi mengacungkan jari tengah yang menjadi kisah klasik di MotoGP.

“Dalam balapan terkenal di Jepang itu, saya berada di dalam dan dia di luar,” kata Biaggi mengutip Tuttomotoriweb.it, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: 3 Lokasi Wisata Dibuka, Lalu Lintas di Lembang Bandung Naik 30 Persen

Max Biaggi dan Valentino Rossi.      AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA (Photo by TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)TOSHIFUMI KITAMURA Max Biaggi dan Valentino Rossi. AFP PHOTO / TOSHIFUMI KITAMURA (Photo by TOSHIFUMI KITAMURA / AFP)

Kini 20 tahun kemudian Biaggi mengatakan, jika melihat masa lalu keduanya bisa dikatakan sebagai ayam atau penakut. Sebab saling diam dan tidak menyelesaikan masalah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tapi melihat ke belakang hari ini kami adalah dua ayam. Kami tidak berbicara satu sama lain dan menggunakan pers untuk menjawab satu sama lain," katanya.

"Para wartawan sangat menantikannya. Ketika ada dua pebalap dari negara yang sama, wajar jika persaingan muncul dengan dua penggemar,” kata Biaggi.

Seperti diketahui Rossi mendominasi balapan GP500 pada 2001 dan terlibat persaingan sengit dengan senior sekaligus rivalnya yaitu Biaggi.

Baca juga: Pakai Autopilot, Jangan Pasrahkan Kendali Mobil pada Sistem

Max Biaggi dan Valentino Rossi saat menghadiri sesi konferensi pers menjelang balapan MotoGP di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, 15 September 2005.AFP/TOSHIFUMI KITAMURA Max Biaggi dan Valentino Rossi saat menghadiri sesi konferensi pers menjelang balapan MotoGP di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, 15 September 2005.

The Doctor yang kala itu membela Nazro Azzurro Honda menjadi rival utama Biaggi di tim Yamaha. Rivalitas keduanya diawali dengan insiden di Sirkuit Suzuka, Jepang, 8 April 2001.

Saat itu, Rossi dan Biaggi terlibat aksi saling susul sejak awal balapan. Rossi mencoba menyalip Biaggi di trek lurus. Namun, Biaggi terus menghalanginya dan sempat membuat Rossi keluar trek.

Aksi Biaggi itu membuat Rossi berang. Setelah sukses menyalip Biaggi, Rossi kemudian mengacungkan jari tengah.

Rossi akhirnya memenangi balapan, sedangkan Biaggi harus puas di urutan ketiga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.