Emosi di Jalan Bisa Bikin Boros Konsumsi BBM

Kompas.com - 09/10/2021, 17:22 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengemudikan mobil tentu membutuhkan bahan bakar untuk menjalankan mesinnya. Agar mengurangi pengeluaran harian, mengemudikan mobil juga harus hemat bahan bakar.

Menghemat bahan bakar bukan cuma disebabkan dari mesinnya, tetapi ada beberapa hal yang turut memengaruhi. Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000 memberikan beberapa tips mengemudi yang efisien.

Pertama adalah memeriksa tekanan udara ban sebelum berkendara. Hal ini memang kerap dilupakan, padahal bis berpengaruh pada konsumsi bahan bakar.

Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Pemalang, Sopir Diduga Mabuk

Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.huffingtonpost.com Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.

“Sebagai contoh, jika tekanan udara ban kurang dari yang telah ditentukan, otomatis ban semakin berat menopang beban mobil. Apalagi jika penumpang di dalam mobil juga banyak, maka bobotnya bertambah dan mobil butuh asupan bahan bakar lebih untuk berjalan,” ucapnya dalam siaran resmi yang terima, Sabtu (9/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua, soal memilih waktu untuk berangkat, usahakan pergi lebih awal agar tidak tergesa-gesa. Selain itu, gunakan peta digital untuk tentukan rute perjalanan terbaik sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan.

“Ketiga, jaga emosi ketika mengemudi. Kalau sudah emosi, tidak akan bisa mengatur irama mengemudi dan menjadi agresif. Tidak hanya membuat penggunaan bensin meningkat, situasi ini bisa berujung pada keributan atau kecelakaan lalu lintas. Jangan terpancing emosi untuk berebut lajur jalan atau menyalip kendaraan lain sehingga membuat konsumsi bensin bertambah,” kata dia.

Baca juga: Akhir Pekan Ini Bandung Terapkan Ganjil Genap Lagi

Keempat, tidak perlu memanaskan mesin terlalu lama, karena malah menghabiskan bensin. Saat mengemudi, injak pedal gas dengan halus, serta jaga jarak aman dengan mobil di depan.
“Segera matikan mesin saat berhenti lama, seperti di mini market atau rest area jalan tol. Terlihat sepele, tapi kalau diakumulasi akan terasa keuntungannya,” kata dia.

Kelima, ganti gigi transmisi secara halus. Untuk mobil matik, tekan gas tidak perlu dalam-dalam sehingga gigi akan naik di rpm yang rendah, sehingga tidak boros bahan bakar.

“Untuk yang manual, pindahkan gigi transmisi di putaran mesin 2.000 rpm lebih sedikit. Di putaran ini biasanya mobil sudah mendapatkan gaya dorong yang cukup,” ucapnya.

Transmisi manual yang ada di Sienta tipe G.Ghulam/KompasOtomotif Transmisi manual yang ada di Sienta tipe G.

Saat mengurangi laju mobil, tidak perlu terlalu cepat menurunkan posisi gigi transmisi. Biarkan sampai terasa nyaris habis tenaganya, baru oper ke gigi lebih rendah. Kecuali dalam situasi tertentu seperti waktu menanjak atau ingin menyalip kendaraan lain.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.