Harga Motor Listrik Lebih Murah 40 Persen dengan Penyeragaman Baterai

Kompas.com - 01/10/2021, 13:31 WIB
SPBKLU Motor listrik Grab IndonesiaSPBKLU Motor listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendorong langkah penyeragaman baterai untuk sepeda motor listrik.

Tujuannya untuk mempermudah proses tukar atau swap di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Bila secara dimensi dan daya yang digunakan sama, nantinya bakal memberikan efek positif bagi ekosistem kendaraan listrik.

Direktur Sarana Perhubungan Darat Kemenhub Risal Wasal mengatakan, dengan penyeragaman baterai akan membuat penyebaran SPBKLU bersama bisnisnya meluas. Selain itu, juga bisa menekan harga motor listrik yang sekarang cenderung mahal.

Baca juga: Bagaimana Kabar Motor Baru Gesits?

Konsep tukar baterai motor listrik Gesits dan Pertaminastanly Konsep tukar baterai motor listrik Gesits dan Pertamina

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tujuannya agar ekosistem ini bisa bergerak. Pertama akan memudahkan pemilik motor listrik, karena tidak repot cari SPBKLU yang sesuai dengan baterai motornya, lalu yang paling memungkinkan harga jual motor listrik otomatis bisa lebih murah," ujar Risal kepada Kompas.com, Rabu (29/9/2021).

 

Risal mengatakan, dengan penyeragaman baterai antar para pabrikan yang menjajakan motor listrik di Indonesia, nantinya akan berkembang konsep sistem sewa baterai.

Dengan demikian, masyarakat yang ingin membeli motor listrik nantinya tak perlu satu set dengan baterai. Otomatis secara harga unitnya juga akan turun dan lebih murah dibanding sebelumnya.

"Kalau sekarang beli motor listrik itu satu set dengan baterai, jadi harga mahal. Baterai ini sekitar 40-45 persen dari harga motor," ucap Risal.

Baca juga: Dukung Konsep Swap, Kemenhub Bicara Penyeragam Baterai Motor Listrik

Melalui konsep sewa baterai yang nantinya akan diterapkan bila sudah ada penyeragaman, menurut Risal otomatis akan memberikan keuntungan bagi masyarakan karena harga motor lebih murah.

Pada tes kedua motor listrik BL-SEV01 di Sirkuit Sentul, 13 April 2021. Foto: Budi Luhur Pada tes kedua motor listrik BL-SEV01 di Sirkuit Sentul, 13 April 2021.

"Jadi kalau beli dan baterainya menggunakan sistem sewa, otomatis harga motor listrik bisa lebih murah sekitaran 40 persenan dari sekarang," lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.