Ketahui Penyebab Ban Mobil Lebih Cepat Botak

Kompas.com - 30/09/2021, 11:12 WIB
Ilustrasi pemeriksaan ban mobil. ShutterstockIlustrasi pemeriksaan ban mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu yang harus diperhatikan pada mobil, yakni ban. Pasalnya ban merupakan salah satu komponen fast moving dan memiliki batas usia pemakaian.

Ban mobil juga memegang peranan penting karena fungsinya yang menahan beban kendaraan serta berpengaruh terhadap handling mobil. Seiring pemakaiannya, ada beberapa alasan yang mengakibatkan keausan ban dapat lebih cepat dari biasanya.

Baca juga: Lorenzo Ungkap Alasan Pebalap Yamaha Lainnya Tak Bisa Sekencang Rossi

Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan ban mobil lebih cepat aus, salah satunya karena cara berkendara.

"Sebenarnya ada beberapa hal yang menyebabkan keausan ban, salah satunya karena kebiasan atau cara pengemudi membawa mobilnya," kata Zulpata kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ilustrasi tekanan angin banKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi tekanan angin ban

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain cara pembawaan, perlakuan pengemudi yang jarang memperhatikan perawatan ban juga dapat mempercepat keausan pada ban.

Baca juga: Insiden Rush Wheelie, Biaya Perbaikannya Bisa Puluhan Juta Rupiah

Salah satunya yakni kebiasaan buruk pengemudi yang menggunakan tekanan angin tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil. Tekanan angin yang tidak sesuai akan membuat ban tidak bekerja maksimal dan lebih cepat aus.

Selanjutnya, membawa muatan yang berlebihan. Jika muatan mobil berlebihan maka otomatis gesekan yang terjadi antara permukaan ban dengan aspal juga semakin besar. Akibatnya keausan ban terjadi lebih cepat.

"Selanjutnya yakni melakukan akselerasi yang tiba-tiba dan melakukan pengereman tiba-tiba," ucap Zulpata.

Ilustrasi proses spooring ban mobilliveabout.com Ilustrasi proses spooring ban mobil

Disarankan untuk pengemudi mengemudikan kendaraannya secara normal dan wajar. Jangan paksakan kendaraan untuk melakukan manuver yang berlebihan.

Alasan lain ban cepat botak yakni jarang atau kurang mengecek kelurusan dan kesetimbangan roda. Lakukan spooring dan balancing agar kesetimbangan dan kelurusan roda mobil tetap terjaga.

Baca juga: Belajar dari Kasus Bakar Mobil Tetangga akibat Parkir Sembarangan

Jangan lupa juga untuk periksa kaki-kaki mobil dan juga suspensi mobil. Pada dasarnya jika salah satu suspensi bermasalah maka akan membuat salah satu ban menanggung beban lebih. Hal ini juga mengakibatkan ban akan lebih cepat aus.

Terakhir jarang melakukan rotasi ban. Rotasi ban pada mobil juga perlu dilakukan agar ban habis secara merata. Kadang kala ban habis pada sebagian sisi saja karena beban kendaraan, maka dari itu perlu dilakukan rotasi ban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.