Harga Mobil Listrik Bisa Jadi Lebih Murah per Oktober 2021

Kompas.com - 29/09/2021, 08:42 WIB
Petugas melakukan pengisian mobil listrik saat penandatangan kesepakatan kerjasama antara PT. Grahabuana Cikarang sebagai pengembang kawasan Kota Jababeka Cikarang dan PT. Starvo Global Energi di Jakarta, Selasa (25/5/2021). Kesepakatan kerjasama ini mencakup pengadaan, penjualan dan pemasangan SPKLU/EVCS (Electric Vehicle Charging Station) yang difokuskan di kawasan Kota Jababeka, meliputi gedung-gedung komersial, smart manufactures, smart homes serta pembangunan stasiun mandiri SPKLU di area umum dan terbuka. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPetugas melakukan pengisian mobil listrik saat penandatangan kesepakatan kerjasama antara PT. Grahabuana Cikarang sebagai pengembang kawasan Kota Jababeka Cikarang dan PT. Starvo Global Energi di Jakarta, Selasa (25/5/2021). Kesepakatan kerjasama ini mencakup pengadaan, penjualan dan pemasangan SPKLU/EVCS (Electric Vehicle Charging Station) yang difokuskan di kawasan Kota Jababeka, meliputi gedung-gedung komersial, smart manufactures, smart homes serta pembangunan stasiun mandiri SPKLU di area umum dan terbuka.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah umum diketahui bahwa mulai tanggal 16 Oktober 2021, penerapan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) akan berubah skema penghitungannya.

Pajak penjualan mobil tidak akan dihitung berdasarkan jenis atau model penggeraknya. Namun, akan didasarkan pada hasil emisi yang dikeluarkan serta konsumsi bahan bakarnya.

Jika gas buangan yang dihasilkan mobil makin bersih, maka pajak penjualannya akan semakin murah. Tentu ini akan berpengaruh pada harga jual mobil tersebut di diler-diler nantinya.

Baca juga: Video Aksi Pemalakan dan Pelemparan Batu di Tol Medan

Kebijakan tersebut telah tertulis dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.

DFSK mulai buka pemesanan untuk mobil listrik Gelora EKompas.com/Donny DFSK mulai buka pemesanan untuk mobil listrik Gelora E

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kebijakan ini, kendaraan bertenaga listrik akan diuntungkan pada skema penghitungan PPnBM yang baru. Sebab kendaraan listrik berbasis baterai dinilai lebih efisien dalam mengkonsumsi energi serta lebih ramah lingkungan.

Menilik Pasal 36 Peraturan Pemerintah tersebut, kendaraan bermotor jenis Battery Electric Vehicles (BEV) atau fuel cell electric vehicles akan dikenakan tarif PPnBM sebesar 15 persen dengan Dasar Pengenaan Pajak sebesar 0 persen.

Baca juga: Pasukan VR46 Bertambah Besar, Turunkan Empat Tim Balap

Jika memang benar aturan ini mulai direalisasikan pada 16 Oktober mendatang, maka ada potensi mengenai penyesuaian harga mobil listrik yang dijual di Indonesia.

Diketahui, saat ini harga mobil listrik termurah yang dijual secara umum di dalam negeri berada di kisaran Rp 500 juta sampai Rp 600 jutaan. Padahal, daya beli masyarakat Indonesia untuk kendaraan roda empat ada pada level Rp 250 juta hingga Rp 300 jutaan.

Dengan adanya skema penghitungan pajak penjualan mobil yang baru, diharapkan banderol mobil listrik jadi makin terjangkau bagi lebih banyak kalangan di masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.