Musim Hujan, Pahami Cara Hindari Hydroplanning Saat Berkendara

Kompas.com - 28/09/2021, 16:01 WIB
Ilustrasi berkendara saat hujan. Larmoyeux & BoneIlustrasi berkendara saat hujan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara menggunakan mobil dalam kondisi hujan bukanlah suatu hal yang bisa disepelekan. Dalam suatu kasus, tidak jarang pengemudi yang mengalami pristiwa tak diinginkan karena lalai ataupun ceroboh.

Salah satu bahaya mengemudi di situasi terkait ialah akibat dari hydroplaning. Hal tersebut dapat terjadi ketika mobil melintas di jalanan basah dan seluruh rodanya kehilangan traksi.

"Secara umum, itu terjadi karena air lebih banyak dan ban gagal untuk 'membelah'-nya sehingga komponen terkait sulit menyentuh aspal," kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000 di keterangannya, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Target 2022, Gaikindo Ancang-ancang Mendekati 1 Juta Unit

Ilustrasi mobil mengalami hydroplaning di jalan yang basah.Dok. Shutterstock Ilustrasi mobil mengalami hydroplaning di jalan yang basah.

"Bila mengalami kondisi ini, sering kali pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya," lanjutnya.

Oleh karenanya, penting pengemudi untuk memastikan beberapa bagian pada mobil sebelum berkendara seperti ban. Sebab, kondisi ban yang tidak baik bisa berpotensi besar menyebabkan hydroplaning atau masalah lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pada dasarnya tingkat keausan ban mempengaruhi performa dan kemampuan mencengkeram permukaan jalan. Dengan telapak ban yang aus atau gundul maka air yang ada dalam telapak bannya lebih susah dibuang sehingga akan memicu hydroplaning," kata Imansyah.

Kemudian, pastikan tekanan angin ban ideal supaya ban dapat maksimal selalu untuk mencengkram permukaan jalan meski menghadapi genangan air. Pastikan tekanan angin ban Anda ideal dan tidak terlalu keras maupun kekurangan.

Baca juga: Ini yang Harus Diperhatikan Saat Berkendara di Musim Hujan

Kondisi hujan membuat ban berpotensi terkena hydroplaninghttp://staticn.pakwheels.com/ Kondisi hujan membuat ban berpotensi terkena hydroplaning

Ketika mengemudi saat kondisi hujan atau di permukaan jalan yang banyak genangan, hindari manuver ekstrim seperti rem mendadak. Pasalnya manuver pengereman secara secara mendadak membuat potensi ban terkunci meluncur tanpa dapat dikendalikan.

"Hal penting lainnya, ketika mendapati jalanan dalam kondisi basah pegang erat lingkar kemudi mobil dengan benar dan pastikan mobil stabil. Hindari mengemudi dalam kecepatan tinggi," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.