PPKM Diperpanjang 2 Pekan, Aturan Perjalanan Darat Masih Berlaku

Kompas.com - 21/09/2021, 07:02 WIB
Tol layang MBZ Jakarta-Cikampek JASA MARGATol layang MBZ Jakarta-Cikampek

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kembali melanjutkan PPKM Level 2-4 di Jawa Bali. Beda dari pekan sebelumnya, perpanjangan kali ini dilakukan selama dua minggu, tepatnya mulai 21 September hingga 4 Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, tren kasus harian sudah membaik dan sekarang tak ada lagi kabupaten/kota di Jawa dan Bali berada di Level 4, semua pada Level 2-3.

Namun demikian, harus tetap waspada dan berhati-hati terhadap risiko peningkatan kasus yang bisa terjadi sewaktu-waktu, apalagi dengan adanya varian baru di luar negeri.

"Dengan melihat perkembangan yang ada maka perubahan PPKM Level diberlakukan selama dua minggu untuk Jawa-Bali. Namun evaluasi akan dilakukan setiap minggu untuk mengantisipasi perubahan yang bisa terjadi," ujar Luhut dalam keterangan resminya via kanal YouTube Skreteriat Presiden, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Penerapan Ganjil Genap Permanen Bisa Cegah Kepadatan Kawasan Wisata

Sejumlah warga membawa barang bawaan menuju bis antar provinsi untuk mudik lebih awal di Terminal Bus Pakupatan, Serang, Banten, Kamis (23/4/2020). Meski pemerintah melarang mudik lebaran tahun 2020, sejumlah warga tetap pulang ke kampung halamannya sebelum puasa dengan alasan sudah tidak ada pekerjaan meski nantinya harus menjalani isolasi mandiri.ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN Sejumlah warga membawa barang bawaan menuju bis antar provinsi untuk mudik lebih awal di Terminal Bus Pakupatan, Serang, Banten, Kamis (23/4/2020). Meski pemerintah melarang mudik lebaran tahun 2020, sejumlah warga tetap pulang ke kampung halamannya sebelum puasa dengan alasan sudah tidak ada pekerjaan meski nantinya harus menjalani isolasi mandiri.

Luhut juga meminta pengawasan ketat di pintu-pintu masuk internasional, khususnya pada jalur darat. Mulai di Entikong, Nunukan, Aruk, dan Motaain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kapasitas testing akan ditingkatkan, terutama di pintu masuk darat. TNI dan Polri akan ditugaskan untuk meningkatkan pengawasan di jalur-jalur tikus baik darat dan laut yang jumlahnya bisa beberapa ratus," ujar Luhut.

Sementara untuk aturan perjalanan domestik pada moda transportasi darat, baik kendaraan pribadi dan transportasi umum, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi, memastikan tak ada perubahan dari pekan sebelumnya.

Terkait soal syarat perjalanan, Budi mengatakan acuannya masih berdasarakan Surat Edaran (SE) Kemenhub No. 56 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat.

Baca juga: Operasi Patuh Jaya 2021 Dimulai Hari Ini

"Iya tidak berubah, masih sama sejauh ini. Bila memang ada perubahan pasti akan ada informasi tambahan yang akan disampaikan nanti," ujar Budi kepada Kompas.com, Senin (20/9/2021).

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kementerian Perhubungan RI (@kemenhub151)

Seperti diketahui, secara umum aturan perjalanan domestik menggunakan kendaraan pribadi atau umum untuk jarak jauh, terdiri dari beberapa hal yang wajib diperhatikan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.