Bagnaia Sebut Lebih Sulit Lawan Quartararo daripada Marquez

Kompas.com - 20/09/2021, 14:31 WIB
Ducati Italian rider Francesco Bagnaia sits in the box within the third free practice session ahead of the San Marino MotoGP Grand Prix at the Misano World Circuit Marco-Simoncelli on September 18, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP) ANDREAS SOLARODucati Italian rider Francesco Bagnaia sits in the box within the third free practice session ahead of the San Marino MotoGP Grand Prix at the Misano World Circuit Marco-Simoncelli on September 18, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Francesco Bagnaia berhasil memenangkan MotoGP San Marino yang digelar di Sirkuit Misano pada, Minggu (19/10/2021) lalu.

Peco sapaan akrab Bagnaia berhasil meraih dua kemenangan beruntun, setelah sebelumnya memenangkan balapan MotoGP Aragon pekan lalu.

Dalam penampilan di Misano, Bagnaia tampil begitu mengesankan. Pasalnya pebalap tim pabrikan Ducati Lenovo memimpin posisi terdepan sejak lap pertama dimulai hingga dirinya menyentuh garis finis.

Baca juga: Polisi Pastikan Tidak Ada Razia di Operasi Patuh Jaya 2021

Jika pada balapan pekan lalu dirinya mendapat tekanan dari Marc Marquez, di balapan kali ini Bagnaia mendapatkan tekanan dari Fabio Quartararo di lap terakhir. Walaupun pada akhirnya ia berhasil finis di posisi pertama.

Ketika ditanya duel mana yang lebih sulit untuk dimenangkan, Bagnaia menjawab bahwa mengalahkan Marquez di Aragon pekan lalu lebih mudah ketimbang duelnya dengan Fabio Quartararo di Misano.

Hal ini lantaran karakterisitik lintasan yang memiliki banyak tikungan, sehingga lebih menguras tenaganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pebalap Ducati Francesco Bagnaia (kiri) saat memimpin balapan di depan Marc Marquez (Repsol Honda) pada MotoGP Aragon 2021 di Sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.AFP/LLUIS GENE Pebalap Ducati Francesco Bagnaia (kiri) saat memimpin balapan di depan Marc Marquez (Repsol Honda) pada MotoGP Aragon 2021 di Sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.

“Hari ini adalah balapan yang lebih sulit dan lebih menguras fisik karena teknya pendek. Anda bisa saja napas di Aragon saat trek lurus, sementara di San Marino tidak bisa bersantai,” ucap Bagnaia usai balapan dikutip dari GPOone, Senin (20/10/2021).

Bagnaia mengaku, pada saat balapan di Aragon, dirinya memiliki kecepatan yang sangat baik, sementara di Sirkuit Misano dirinya merasa lebih kompetitif.

“Soal kecepatan, di Aragon saya lebih baik. Di sini (Misano) berjalan kompetitif, tapi Quartararo memang tampil sangat luar biasa dan lebih baik dari saya,” ucap pebalap asal Italia itu.

Baca juga: Penerapan Ganjil Genap di Cianjur Dinilai Efektif Mengurangi Mobilitas

Dengan menyapu bersih di dua seri terakhir, kini Bagnaia menempati posisi kedua klasemen dengan poin 186. Pebalap berusia 24 tahun itu hanya tertinggal 48 angka dari pemegang puncak klasemen sementara Fabio Quartararo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.