Kritik Keras Mir terhadap Marquez yang Suka Buntuti Pebalap Lain

Kompas.com - 20/09/2021, 08:42 WIB
Joan Mir saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP) ANDREAS SOLAROJoan Mir saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Marc Marquez musim ini berbeda setelah mengalami cedera patah tulang pada lengan kanannya. Dia tampak sering membuntuti pebalap lain untuk meraih waktu terbaik.

Aksi menderek atau towing ini menjadi strategi Marquez belakangan ini. Bahkan, Marquez terlihat juga mengikuti Stefan Bradl saat Q1.

Baca juga: Kalahkan Marquez, Bos Ducati Beberkan Keunggulan Desmosedici GP21

Sebelumnya, Marquez juga pernah dengan jelas mengikuti Maverick Vinales pada MotoGP Italia di Sirkuit Mugello. Namun, Marquez mengakui bahwa itu memang strateginya.

Marquez menambahkan, dia dan timnya mengecek daftar dan melihat pebalap tercepat adalah Vinales. Jadi, dia memilih Vinales karena menjadi yang tercepat.

"Tapi, jika ada orang lain, kami akan memilih orang itu. Lalu, saya mengikutinya, itu adalah taktik, karena itu satu-satunya cara saya bisa meningkat," kata Marquez, dikutip dari Crash.net, Minggu (30/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lorenzo Puji Marquez, Sebut Terbaik dari Teknis, Fisik, dan Mental

Saat balapan pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Marquez juga terjatuh saat sedang mengikuti Johann Zarco.

Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)ANDREAS SOLARO Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

Pada sesi latihan bebas FP3 di MotoGP San Marino yang digelar di Sirkuit Misano, Italia, Marquez pun terjatuh saat mencoba mengikuti Francesco Bagnaia.

Mir mengatakan, insiden terjatuhnya Marquez tersebut seharusnya mengingatkan pebalap Repsol Honda tersebut bahwa dia cukup bagus untuk tidak menggunakan taktik berisiko tersebut.

"Menurut saya, semua pebalap tahu apa yang Marc butuhkan, iya kan? Dia selalu membutuhkan pebalap di depan untuk lebih kuat," ujar Mir, dikutip dari Visordown.com, Minggu (19/9/2021).

Mir mengatakan, sulit untuk memahami bagaimana delapan kali juara dunia tidak bisa melakukan tugasnya sendiri dan selalu membutuhkan pebalap lain untuk diikuti.

"Tapi, ini permainan yang Marc selalu suka untuk dimainkan dan itu saja. Hari ini saya, saya mencoba melakukan tugas saya dan tidak peduli jika ada seseorang di belakang saya. Saya mencoba untuk memberikan 100 persen dan bekerja untuk balapan," kata Mir.

Towing di MotoGP memang menjadi strategi yang cukup dilematik. Meskipun tidak melanggar aturan, tapi towing terkadang bisa merugikan pebalap yang diikuti.

Namun, jika ada seorang pebalap yang dengan sengaja mengurangi laju motornya di trek agar bisa mengikuti pebalap lain maka akan dikenakan sanksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.