Mulai Musim Hujan, Begini Cara Hadapi Ban Mobil Selip di Jalan Licin

Kompas.com - 19/09/2021, 18:51 WIB
Ilustrasi berkendara saat hujan. Larmoyeux & BoneIlustrasi berkendara saat hujan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Beberapa wilayah di Tanah Air sudah mulai diguyur hujan. Walaupun belum begitu deras dan intens, sebagai pengendara Anda tetap harus waspada dengan jalan yang licin.

Salah satu yang wajib diperhatikan adalah kondisi ban mobil karena jalan yang basah bisa membuat karet bundar tersebut selip.

Gejala awal ban mobil selip dapat dirasakan dari gerakan tiba-tiba pada mobil, seperti bodi mobil yang bergerak ke kiri atau kanan, atau mobil berjalan lurus meskipun kemudi sudah dibelokkan.

Baca juga: Pebalap Federal Oil Gresini Moto2 Optimistis di GP San Marino

Lantas, bagaimana cara pengemudi menyikapi situasi tersebut?

Pertama adalah jangan panik. Kepanikan akan membuat pengemudi melakukan tindakan yang tidak perlu seperti pengereman keras atau membanting setir yang malah memperburuk keadaan.

Sikapi dengan tenang serta jaga fokus dan konsentrasi mengemudi untuk menentukan respons selanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya adalah menunggu hingga grip ban kembali normal sehingga dapat memperoleh traksi saat mobil mulai dikendalikan.

Pengemudi cukup menahan setir lurus ke depan dan tidak melakukan counter kemudi, selain tentunya tidak menginjak pedal rem atau pedal gas

Dengan tidak melakukan apapun, pengemudi bisa mencegah mobil yang kehilangan kendali supaya tidak lebih lebih parah dampaknya.

Auto2000Auto2000 Auto2000

Jika daya cengkeram ban sudah kembali, mobil baru bisa dikendalikan seperti mengubah arah kemudi atau menekan pedal rem. Itupun harus dilakukan secara halus dan bertahap untuk menjaga daya pijak ban. Tetap waspada terhadap lingkungan sekitar mobil, termasuk kendaraan lain dari arah belakang.

Selain itu, faktor ban juga memegang peran sangat penting untuk mencegahnya selip di jalan licin.

Pastikan tekanan angin ban juga alur pada telapak ban belum mencapai batas keausan supaya dapat membuang air dengan baik dan tidak mudah kehilangan grip di kondisi berat.

Ban mobil yang kondisinya tidak layak dapat mengganggu keamanan bermobilitas apalagi di musim hujan,” ucap Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.