Jarvis Kritik Vinales: Sebut Pebalap Jangan Banyak Mengeluh

Kompas.com - 07/09/2021, 16:21 WIB
Pebalap asal Spanyol, Maverick Vinales, memperhatikan Managing Director Yamaha Racing Lin Jarvis yang berbicara saat konferensi pers jelang GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Kamis (21/4/2016). MOTOGP.COMPebalap asal Spanyol, Maverick Vinales, memperhatikan Managing Director Yamaha Racing Lin Jarvis yang berbicara saat konferensi pers jelang GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Kamis (21/4/2016).
|

ARAGON, KOMPAS.com - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, memberikan kritik pedas buat Vinales. Petinggi Yamaha itu menyebut The Top Gun terlalu sering mengeluh.

Keluhan tersebut bukan hanya disampaikan di internal Yamaha tapi ke umum. Sebelum akhirnya bercerai, Jarvis mengatakan Yamaha sudah pernah bicarakan soal itu kepada Vinales.

Baca juga: Marquez Dianggap Lebih Hebat di Atas Stoner, Lorenzo, dan Pedrosa

"Tentu, kami berbicara dengannya sesudahnya. Kami mengeluh kepadanya," kata Jarvis mengutip Speedweek, Selasa (7/9/2021).

Maverick Vinales saat sesi tes bersama ApriliaDok. @maverick12official Maverick Vinales saat sesi tes bersama Aprilia

"Tapi contoh ini menunjukkan masalahnya. Mungkin seorang pebalap harus bekerja lebih di belakang layar, dia harus membangun tim yang kuat," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat pindah dari Yamaha, Vinales menyebut bahwa dia harus berpikir lebih baik tentang menandatangani kontrak di masa depan.

Dia telah memenangkan delapan balapan dengan Yamaha dalam tempo empat setengah tahun, tapi Fabio Quartararo hanya butuh 13 bulan untuk melakukannya.

"Semua pebalap harus khawatir tentang kesalahan mereka sendiri," kata Jarvis.

Baca juga: PPnBM 25 Persen, Harga Raize di Jawa Tengah Naik sampai Rp 15 Jutaan

Maverick Vinales saat balapan pada MotoGP Jerman 2021. (Photo by LLUIS GENE / AFP)LLUIS GENE Maverick Vinales saat balapan pada MotoGP Jerman 2021. (Photo by LLUIS GENE / AFP)

"Pabrikan dan tim Yamaha benar-benar bertekad untuk sukses dengan Maverick. Kami bersama selama lima tahun dan itu adalah investasi besar bagi kami," katanya.

"Kami memiliki keinginan besar untuk mencapai hasil yang diinginkan bersama. Apakah kami membuat kesalahan? kami yakin akan melakukan beberapa," kata Jarvis.

Petinggi Yamaha itu mengatakan selalu ada jatuh bangun dalam mengembangkan motor, tapi semua sudah berusaha semampunya.

"Sudahkah kami selalu berhasil mendapatkan motor terbaik? Mungkin tidak. Tapi itu hidup. Enam produsen mengambil bagian. Hanya satu yang bisa menang," kata Jarvis.



Sumber Speedweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.