Strategi Baru Polisi Optimalkan Penindakan Ganjil Genap Jakarta

Kompas.com - 07/09/2021, 12:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan kebijakan ganjil genap akan diteruskan selama seminggu ke depan sesuai dengan PPKM Level 3 di Jakarta yang telah secara resmi diperpanjang sampai 13 September 2021.

Namun, terdapat sedikit perubahan dalam pengawasan kebijakannya agar saat diterapkan tepat sasaran, akurat, serta optimal, yaitu, petugas tidak lagi fokus menjaga ujung-ujung jalan atau ruas yang berlaku ganjil genap.

"Pembatasan mobilitas ganjil genap mulai besok kami tidak lagi berjaga di mulut-mulut kawasan seperti yang saat ini kita laksanakan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Banyak Pelanggaran Mobilitas Selama PPKM Level 3, Polda Metro Terapkan CFD Night Tiap Akhir Pekan

Petugas memberhentikan pengendara yang melanggar aturan ganjil-genap di Jalan Sudirman, Jumat (13/8/2021). ANTARA/Sihol Hasugian Petugas memberhentikan pengendara yang melanggar aturan ganjil-genap di Jalan Sudirman, Jumat (13/8/2021).

"Kami hanya memasang anggota di Bundaran Senayan, kemudian di Semanggi, kemudian di Bundaran Patung Kuda,” katanya.

Khusus di ruas Rasuna Said, Jakarta Selatan, pengawasan dilakukan di simpang Mampang di bawah layang dan Jalan Imam Bonjol samping KPU.

Adapun lokasi dan waktu penerapan ganjil genap masih sama, Jalan HR Rasuna Said, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Jenderal Sudirman pada pukul 06.00-21.00 WIB.

“Pelang rambu tetap kami pasang. Jadi yang mencoba-coba untuk melawan, kami akan lakukan penindakan dengan tilang melalui ETLE atau secara manual,” kata Sambodo.

Baca juga: PPKM Level 3 Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Berlanjut

Dengan kebijakan tersebut maka jumlah anggota polisi yang mengawasi ganjil genap akan berkurang dibanding sebelumnya. Menurut Sambodo hal itu tidak masalah karena masyarakat banyak yang sudah tahu mengenai ganjil genap.

“Saya pikir pertama dari sisi sosialisasi ini kan udah berjalan cukup lama jadi saya pikir masyarakat sudah cukup paham. Kedua tenaga yang tadinya kita tempatkan untuk berjaga saat siang akan kota gunakan untuk malam libur dan weekend untuk berjaga di empat lokasi yang akan kota laksanakan CFN (crowd free night)” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.