Kecelakaan Truk Rem Blong di Sleman, Ingat Pentingnya Inspeksi Awal

Kompas.com - 04/09/2021, 08:22 WIB
Kondisi truk yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan Breksi, Gunung Sari, Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Akibat kecelakaan tunggal ini lima orang meninggal dunia. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAKondisi truk yang mengalami kecelakaan tunggal di jalan Breksi, Gunung Sari, Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Akibat kecelakaan tunggal ini lima orang meninggal dunia.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Terjadi kecelakaan tunggal truk pengangkut batu di Jalan Breksi, Kapanewon Prambanan, Sleman pada Jumat (3/9/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Mengutip Kompas.com, kecelakaan ini diduga akibat sistem pengereman truk yang blong sehingga pengemudi hilang kendali. Truk lantas terperosok membentur pagar rumah dan berhenti dalam posisi miring. Terdapat korban meninggal dunia hingga 5 orang.

Menanggapi fenomena rem blong pada truk, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan menegaskan pentingnya melakukan pre-inspection alias pengecekan awal sistem pengereman tiap sebelum berangkat mengemudi.

Baca juga: Kabar Terkini Calon Avanza Baru, Meluncur Akhir Tahun dan Pakai FWD

Sebelum memulai pengecekan, posisi truk terparkir di tempat yang aman dengan kontur datar. Mesin dalam keadaan mati, kunci kontak off, dan transmisi netral. Untuk berjaga-jaga aktifkan rem parkir dan ganjal ban.

Pada materi diskusi yang dibagikan Wildan belum lama ini, ada beberapa komponen sistem pengereman yang wajib dicek. Untuk sistem rem Full Hydraulic Brake (FHB) dan Air Over Hydraulic (AOH) pastikan minyak rem tidak merembes dan terisi sesuai batas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Truk-truk pengangkut tanah terparkir di sekitar area pembangunan Tol Cijago Seksi 3.Dok. Kementerian PUPR Truk-truk pengangkut tanah terparkir di sekitar area pembangunan Tol Cijago Seksi 3.

Ganti minyak rem secara berkala dan hindari mencampurkan minyak rem yang spesifikasinya berbeda. Selain itu jangan lupa periksa selang minyak rem serta master rem dalam kondisi prima.

Selanjutnya, pastikan pedal rem berfungsi normal. Lampu indikator vakum tidak menyala. Injak pedal rem beberapa kali guna memastikan tidak ada kevakuman yang tertinggal pada booster rem untuk kendaraan yang dilengkapi booster.

Baca juga: Biaya dan Syarat Perpanjangan SIM C di Jawa Timur per September 2021

Menilik bagian kolong truk, sistem pengereman yang sehat tidak ada tetesan minyak rem. Lihat kampas rem dan pastikan dalam kondisi baik. Cakram rem serta tromol pun dalam kondisi prima.

Untuk sistem pengereman Full Air Brake (FAB) atau rem angin, coba nyalakan mesin dan periksa indikator tekanan rem angin normal. Jangan sampai jarum penunjuk berada di warna merah.

Lalu cek air tank dengan cara tarik tuas udara di bawah air tank, pastikan tidak ada tetesan air. Yang terakhir, periksa brake chamber dan slack adjuster.

Wildan menilai, dengan sikap yang disiplin untuk selalu melakukan pengecekan kondisi sistem rem sebelum berangkat mengemudi, risiko kecelakaan akibat gagal rem bisa berkurang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.