Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/08/2021, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagian pengendara motor saat ini kerap melakukan night ride atau keluar bersama teman-temannya di malam hari sambil naik motor. Mereka memanfaatkan kondisi jalanan yang sepi, apalagi saat pandemi seperti sekarang.

Namun, ada saja kelompok pengendara motor yang malah ugal-ugalan di jalanan. Mulai memacu motornya sampai kecepatan tinggi atau melanggar aturan dengan naik ke jalan layang non tol.

Tidak jarang aksi ugal-ugalan ini berakibat kecelakaan. Maraknya kecelakaan yang terjadi di jalan juga tidak mengurungkan pengendara motor untuk tetap ugal-ugalan di jalanan.

Baca juga: Gaji Per Bulan Harus Rp 12 Jutaan Baru Bisa Kredit Daihatsu Rocky

Ilustrasi naik motor malam hariIDNtimes Ilustrasi naik motor malam hari

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani berpendapat, pengendara motor yang mengebut saat night ride disebabkan kurangnya pengetahuan dan edukasi soal keselamatan berkendara.

“Serta ketidakpedulian orang yang melakukan kegiatan tersebut terhadap keselamatan orang lain. Kegiatan tersebut sangat berisiko tapi diabaikan, ketika terjadi kecelakaan juga bukan hanya dia yang dirugikan, tapi orang lain juga,” kata Agus kepada Kompas.com, Jumat (27/8/2021).

Penyebab lainnya adalah dari pergaulan. Saat bergabung dengan kelompok pengendara motor yang kerap melanggar aturan, bisa saja dia memiliki keinginan untuk ikut melanggar.

Baca juga: Fortuner Vs Motor, Ingat Pentingnya Redam Emosi Saat Bekendara

“Ketika bergabung dalam suatu komunitas yang memang hobinya trek-trekan di jalan, atau tongkrongan yang suka ugal-ugalan, bisa membuat ikut-ikutan karena merasa ingin menjadi bagian komunitas tersebut,” ucap Agus.

Memang hal ini kembali lagi ke diri sendiri, namun sering kali orang terbawa pergaulan, sehingga ikut melakukan hal yang dilakukan kelompoknya. Apalagi untuk remaja yang masih mencari jati diri dan ingin diakui teman-temannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.