Muncul Powerbank Mobil Listrik, Bisa Tambah Jangkauan hingga 15 Km

Kompas.com - 22/08/2021, 13:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang masih terbatas, mendorong sejumlah orang berinovasi agar adopsi electric vehicle (EV) semakin masif di tengah-tengah masyarakat.

Seperti yang dilakukan ilmuan asal Malaysia, Datuk Abdul Ghaffar Ramli. Ia merancang semacam powerbank untuk mengisi baterai mobil listrik yang kehabisan daya di jalan, sementara lokasi SPKLU masih cukup jauh.

Bisa dibilang, Ghaffar merepresentasikan konsumen mobil listrik di pedesaan yang mengandalkan isi ulang dengan listrik rumah.

Baca juga: Ada Fitur Nabung di Xpander, Uang Bisa Terselip di Balik Cover Dasbor

EV powerbank buat mobil listrik.paultan.org EV powerbank buat mobil listrik.

Dengan penyebaran SPKLU yang masih sedikit, membawa powerbank di bagasi mobil tentu jadi solusi praktis bagi pemilik mobil listrik.

Dilansir dari Paultan (22/8/2021), Ghaffar sebetulnya merupakan peneliti dari Pusat Penelitian Atom Tun Ismail (PUSPATI) yang bergabung sejak 1979.

Pada 1984, ia diangkat menjadi kepala program teknologi nuklir. Ghaffar kemudian menjabat sebagai direktur di pusat iptek pertahanan, lantas menjadi direktur jenderal lembaga penelitian iptek pertahanan (STRIDE) pada 2002, hingga pensiun pada tahun 2013.

Baca juga: Resmi Tantang Alphard, Hyundai Staria Dibanderol Mulai Rp 888 Juta

Hyundai Kona EV saat mengisi daya di SPKLU PLNKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Hyundai Kona EV saat mengisi daya di SPKLU PLN

Prototipe EV powerbank atau yang disebut jeriken buat mobil listrik ini mulai ditampilkan secara virtual kepada komunitas penggemar EV di Malaysia belum lama ini. Unit powerbank ini berbentuk kotak kira-kira sebesar koper ukuran kabin pesawat.

Dalam kotak tersebut, ditempatkan serangkaian sel baterai 32650 LFP (lithium-iron-phosphate), dan pengisi daya eksternal 500 W untuk mengisi ulang EV powerbank hingga kapasitas penuh (2,4 kWh) dalam waktu sekitar empat hingga lima jam.

Adapun, konektivitas ke kendaraan listrik menggunakan protokol CEE 16, yang kemudian terhubung ke EVSE portabel dan konektor Tipe 1 atau Tipe 2, tergantung pada kebutuhan kendaraan.

Baca juga: Catat, Dispensasi Perpanjangan SIM Berakhir Senin Besok

Ilustrasi SPKLUKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi SPKLU
Renault Zoe resmi diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021KOMPAS.com/Ruly Renault Zoe resmi diperkenalkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021

Dicoba pada Renault Zoe EV milik Ghaffar yang menggunakan konektor Tipe 2, yang memiliki tingkat konsumsi sebesar 140 watt per km. Daya 2 kWh pada powerbank tersebut mampu memberikan jangkauan tambahan sekitar 14 hingga 15 km.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.