Lin Jarvis Beberkan Soal Kelemahan Vinales di Yamaha

Kompas.com - 22/08/2021, 10:41 WIB
Pebalap Suzuki Ecstar asal Spanyol, Maverick Vinales, memperhatikan Managing Director Yamaha Racing Lin Jarvis yang berbicara saat konferensi pers jelang GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Kamis (21/4/2016). MOTOGP.COMPebalap Suzuki Ecstar asal Spanyol, Maverick Vinales, memperhatikan Managing Director Yamaha Racing Lin Jarvis yang berbicara saat konferensi pers jelang GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Kamis (21/4/2016).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kolaborasi Maverick Vinales dan Yamaha telah berakhir. Yamaha memutuskan kontrak lebih cepat, dan kini Vinales tidak bisa balapan sampai akhir musim.

Padahal kerja sama keduanya seharusnya baru berakhir usai balapan terakhir musim ini. Itu pun sebetulnya lebih cepat dari kontrak awal yang baru berakhir pada akhir 2022.

Baca juga: Adu Kemewahan Eksterior Toyota Alpard Vs Hyundai Staria

Diketahui bahwa Yamaha kesal dengan ulahnya di GP Styria. Pebalap Spanyol itu dianggap ingin menyabotase motor Yamaha YZR-M1 dengan membuat mesin bekerja tidak semestinya.

Maverick Vinales di ApriliaFoto: TuttoMotoriWeb.it Maverick Vinales di Aprilia

CEO Yamaha Motor Racing Lin Jarvis, tutup mulut soal alasan Yamaha memutuskan kontrak. Tapi dia sedikit membuka hal-hal yang kurang disukai Yamaha dari Vinales.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Jarvis, performa Vinales tidak stabil. Hal itu terjadi bukan hanya dari satu sirkuit ke sirkuit lainnya. Tapi bisa terjadi di tempat sama beda jam. Hal itu dapat dilihat di GP Jerman.

“Saya akan mengatakan bahwa hasil di Saxony menjelaskan masalah yang dimiliki Maverick saat ini dalam karirnya. Terkadang sangat cepat. Tapi kadang-kadang rusak sama hebatnya," kata Jarvis mengutip Tuttomotoriweb, Sabtu (21/8/2021).

"Saya pikir itu adalah tumit Achilles-nya, titik kelemahannya. Terkadang tidak bisa dijelaskan, sulit dimengerti. Itu bisa terjadi antara pagi dan sore hari atau dari satu lintasan ke lintasan lainnya,” katanya.

Jarvis mengatakan, performa dan psikologis yang labil kemudian memperburuk hubungan dengan Yamaha. Sehingga pada akhirnya pabrikan asal Jepang itu tidak bisa menoleransi tindakan tertentu.

Baca juga: Wajib Lakukan Persiapan Sebelum Terabasan Pakai Motor Trail

Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing, memberikan kemudahan untuk tim NGM Forward Racing sebagai satu-satunya penyewa paket Yamaha untuk kelas open di MotoGP.motogp.com Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing, memberikan kemudahan untuk tim NGM Forward Racing sebagai satu-satunya penyewa paket Yamaha untuk kelas open di MotoGP.

Bel alarm Vinales mulai berbunyi ketika Silvano Galbusera datang sebagai kepala kru yang baru. Galbusera sangat dirokemdasikan oleh manajemen puncak Yamaha

“Maverick sangat berbakat. Pada saat yang sama itu adalah misteri. Tetapi sangat penting baginya untuk merasa nyaman secara mental, kuat dan bahagia," kata Jarvis.

"Dia pasti merasa berada di tempat yang tepat. Sehingga dapat menghasilkan hasil yang diinginkan. Ketika kami mendengar bahwa Maverick tidak lagi senang dengan kami, kami mencari solusi, seperti di masa lalu," katanya.

"Prinsip kami selalu untuk tidak memaksa pebalap mana pun untuk tetap tinggal. Jika dia tidak senang, lebih baik meninggalkan kami. Ini lebih baik untuk tim, pebalap dan untuk semua orang yang terlibat,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.