Begini Cara Merawat Remote Smart Key Motor Honda

Kompas.com - 18/08/2021, 10:22 WIB
Honda SH150i mengadopsi teknologi smart key system. IstimewaHonda SH150i mengadopsi teknologi smart key system.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa sepeda motor Honda sudah dibekali dengan teknologi yang canggih, seperti Smart Key System alias keyless. Jadi, sudah tidak lagi menggunakan anak kunci, melainkan remote.

Namun, banyak yang belum paham bagaimana cara merawat remote smart key tersebut. Padahal, yang namanya barang elektronik, tetap membutuhkan perhatian.

Baca juga: Marc Marquez Zoom Meeting Bareng Komunitas Motor Honda Indonesia

Untuk Smart Key System pada motor Honda, dilengkapi juga dengam fitur lain, seperti answer back system dan anti theft alarm. Sekarang ini, terdapat dua jenis model remote smart key pada motor Honda, yaitu model remote dengan dua dan tiga tombol fungsi.

Smart Key System pada motor HondaIstimewa Smart Key System pada motor Honda

Agar remote smart key tetap awet dan bisa bekerja dengan optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar remote tidak mengalami kerusakan.

1. Hindari Tekanan Berlebih
Menekan tombol pada smart key secara berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan. Cukup tekan tombol sewajarnya saat menggunakan fitur yang tersedia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Usahakan Tetap Kering
Air dapat masuk dari sela-sela remote dan berpotensi menimbulkan terjadinya kerusakan akibat hubungan arus pendek. Apabila terkena air atau basah, segera keringkan sebelum digunakan.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno menyatakan, jika masih hanya terkena sedikit air tidak masalah dan tak membuat remote korslet.

"Kalau misalkan remotenya dikantungi terus basah kena air (gerimis) kalau sedikit tidak masalah. Kalau sengaja direndam air baru rusak," kata Endro, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Baca juga: 6 Motor Honda yang Bertatih-tatih karena Penjualan Lesu

3. Hindari Meletakkan Remote di Bagasi
Hindari menaruh remote smart key di bagasi motor atau di rak serbaguna. Sebab, dapat berpotensi tertinggal dan motor bisa saja dinyalakan orang lain.

"Posisi remote lebih baik dikantongi. Asal jangan ditaruh di motor," ujar Endro.

4. Hindari Radiasi Elektromagnet
Jangan meletakkan remote smart key di dekat benda-benda yang memiliki radiasi elektromagnet yang tinggi, seperti microwave, mixer, menara pemancar radio, dan lainnya. Sebab, dapat berpotensi mengganggu sinyal atau frekuensi remote smart key.

Honda All New PCX alias PCX 160Dok. AHM Honda All New PCX alias PCX 160

5. Simpan dan Rahasiakan ID Tag
Tiap smart key dilengkapi dengan ID Tag. Simpan dan jangan beritahukan kode ID Tag pad siapa pun.

ID Tag berfungsi untuk menghidupkan motor dalam kondisi darurat, registrasi tambahan saat semua Honda Smart Key hilang dan registrasi immobilizer ID saat Smart Control Unit diganti.

"Kalau kunci remote cadangan masih ada bisa untuk mendaftarkan remote baru. Kalau dua-duanya hilang (tidak ada/rusak), konsumen bisa daftarkan lewat barcode," kata Endro.

Jika tidak ada barcode atau ID Tag yang bisa digunakan untuk identifikasi, maka tetap masih bisa. Hanya saja kemungkinan paling buruk harus ganti smart control unit (SCU).

"Kalau hilang semua kondisi terburuk harus ganti SCU, itu sudah satu set dengan remote. ECM (engine control unit) juga harus ganti. Proses pergantian tak lama paling setengah jam," ujar Endro.

6. Simpan Smart Key Cadangan di Rumah
Sebaiknya, remote smart key cadangan tidak perlu dibawa-bawa. Simpan di rumah pada tempat yang aman dan mudah diingat. Sehingga, jika kehilangan, masih ada cadangan di rumah.

7. Posisi Off
Saat sampai di tempat tujuan, pastikan saklar starter dalam posisi Off. Hal ini bertujuan agar sinyal yang menghubungkan remote smart key dan motor terputus.

8. Beri Jarak 2 Meter antara Remote dan Motor
Saat motor tidak digunakan atau diparkir, pastikan remote dan motor berjarak lebih dari 2 meter. Bisa juga dengan mematikan remote dengan menekan tombol on/off pada remote.

"Saran saya ketika mesin mati, posisi alarm off. Ditekan lama, lalu tunggu lampu indikator berwarna merah. Tujuannya untuk menghindari pencarian sinyal ke remote," kata Endro.

Komunikasi sinyal radio remote dan motor dapat mengakibatkan aki menjadi drop atau soak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.